Calon penumpang bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan mulai alami peningkatan
Elshinta.com, Jumlah calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (17/4/2023) mulai signifikan atau telah terjadi lonjakan penumpang.

Elshinta.com - Jumlah calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (17/4/2023) mulai signifikan atau telah terjadi lonjakan penumpang.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Romadhoni mengatakan, untuk hari ini saja sudah tercatat sekitar 600 penumpang yang terhitung dari pukul 07.00 Wib hingga pukul 14.00 WIB.
"Jadi, terhitung 14 April 2023 hingga 17 April 2023, tercatat keberangkatan jumlah penumpang sebanyak 4.492 penumpang, dengan menggunakan bus sebanyak 342 bus," terangnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Selasa (18/4).
Lebih lanjut ia menjelaskan, adapun tujuan calon penumpang didominasi rata-rata ke Jawa Tengah, Jawa Barat maupun ke Sumatera.
Yulza memprediksi puncak arus mudik di terminal Kampung Rambutan, bakal terjadi di H-3 atau 19 April 2023.
"Kemungkinan lonjakan penumpang terjadi di tanggal 19 April atau di H-3, ya," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya siap mengantisipasi puncak arus mudik bila terjadi lonjakan penumpang di terminal Kampung Rambutan. Salah satunya dari segi keamanan dengan membuka posko pelayanan terpadu
"Kita bekerja sama dengan pihak perusahaan otobus yang ada di sini, kita juga menyiapkan untuk ramp check bus maupun dari pos kesehatan yang ada," jelasnya.
Sementara untuk harga tiket bus sendiri, kata dia, saat ini sudah terjadi kenaikkan yang berkisar antara 30 persen hingga 40 persen.
"Kenaikannya itu atau bisa dicek langsung di perusahaan otobus di loket masing-masing biasanya dipampang untuk harganya," saran Yulza.
Selain itu, Yulza juga mengimbau kepada calon penumpang yang akan berangkat dari terminal bus Kampung Rambutan, untuk menyiapkan kondisi fisik dan tidak menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal. Hal itu guna mengantispasi hal-hal yang tidak diinginkan
"Pada saat menunggu keberangkatan. Tolong dilihat barang bawaannya jangan sampai tertukar ataupun hilang," imbaunya.