BNN lakukan tes urine kepada sopir bus di Terminal Kampung Rambutan
Elshinta.com, Badan Nasional Narkotika (BNN) RI melakukan cek urine kepada para sopir yang hendak memberangkatkan para penumpang di Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (18/9).

Elshinta.com - Badan Nasional Narkotika (BNN) RI melakukan cek urine kepada para sopir yang hendak memberangkatkan para penumpang di Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (18/9).
Karo dan Protokol Badan Narkotika Nasiona (BNN RI), Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, menjelaskan, tes urin ini dilakukan guna memastikan para sopir dan sopir pengganti bebas dari narkoba sebelum keberangkatannya.
"Karena itu (Narkoba) sangat berbahaya. Busnya tidak sampai tujuan, tetapi malah kecelakaan di jalan," ujar Sulityo kepada awak media di terminal bus Kampunc Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (18/4).
Lebih lanjut ia mengatakan, tes urine untuk para awak sopir dilakukan di seluruh Indonesia jelang arus mudik dan arus balik Lebaran. Mulai dari Aceh hingga Papua
"Kalau di Jakarta kita ada 5 yang akan dilakukan pengecekan, yakni di terminal Kampung Rambutan , Tanjung Priok, Pulo Gebang, Kali Deras dan Lebak Bulus," katanya.
Sementara bagi para sopir yang kedapatan positif menggunakan narkoba, BNN sendiri akan memberikan sanksi berupa penurun sopir hingga diganti dengan sopir pengganti yang bebas dari narkoba.
"Sanksi akan diproses hukum lebih lanjut, dan BNN akan melacak dapatnya dari mana serta jaringannya dari mana saja," tegasnya.
Ia juga menerangkan, bahwa pengecekan tes urine tidak hanya berlaku di terminal Kampung Rambutan saja, tetapi juga diberlakukan di bandara dan pelabuhan-pelabuhan.
Sementara, lanjutnya, untuk pengecekan barang-barang para penumpang di terminal Kampung Rambutan, BNN akan menggunakan anjing pelacak atau K-9 sebanyak dua ekor.
"Namanya Kelola dan Jos," terangnya.
Ia juga berharap, seluruh penumpang bus yang berasal dari Kampung Rambutan ke seluruh penjuru tanah air, bisa sampai ke tujuan dengan selamat. Tidak ada gangguan.
"Karena itu kita bersama sama dari BNN, Polri dan Dishub DKI Jakarta, Senkom serta pramuka bersama-sama melakukan pengamanan dari bus, sopir, penumpang dan barang yang berasal dari terminal Kampung Rambutan atau dari tempat lain menuju Kampung Rambutan, agar tidak terjadi permasalahan-permasalahan," pungkasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto.