Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polres Kudus kerahkan ratusan personil amankan perayaan Syawalan di lokasi wisata

Elshinta.com, Tradisi syawalan atau lebaran Ketupat digelar Sabtu (29/4) hari ini di sejumlah lokasi di Kabupaten Kudus Jawa Tengah.

Polres Kudus kerahkan ratusan personil amankan perayaan Syawalan di lokasi wisata
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Tradisi Syawalan atau lebaran Ketupat digelar Sabtu (29/4) hari ini di sejumlah lokasi di Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Sebagai langkah antisipasi dari hal-hal yang tidak Polres Kudus menyiagakan sebanyak 244 personil di berbagai obyek wisata di wilayah Kudus.

Tradisi Syawalan digelar sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri, dimana masyarakat Kudus dan sekitar menyambut tradisi ini dengan mengunjungi berbagai tempat wisata.

Di wilayah Kudus Tradisi Syawalan digelar di sejumlah tempat seperti Tradisi Lomban di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Tradisi Bulusan di Dukuh Sumber, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Tradisi Lomban Sendang Jodo di Desa Purworejo, Kecamatan Bae. Selain itu, daerah wisata yang berada di Rahtawu serta Waduk Logung juga menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto mengatakan pihaknya menerjunkan 244 personel bersiaga di seluruh obyek wisata yang menjadi tujuan wisata warga saat Syawalan. "Kami terjunkan personel untuk pengamanan seluruh obyek wisata yang ada di Kabupaten Kudus. Tujuannya agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat Syawalan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (29/4).

Kapolres menyatakan, Tradisi Syawalan yang sudah absen dua tahun karena pandemi, tahun ini sudah diperbolehkan. Momen ini yang membuat gairah masyarakat untuk berwisata semakin meningkat dan membuat banyak obyek wisata yang buka dengan berbagai daya tarik.

Kondisi ini, Kapolres meminta agar masyarakat tetap hati-hati dan waspada. Tidak menutup kemungkinan moment seperti ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Makanya pihaknya mengimbauan kepada warga yang akan kupatan ke wilayah Kudus diminta tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang, karena secara aturan tidak dibolehkan dan sangat membahayakan.

"Kalau sampai terjadi kecelakaan akan menimbulkan korban cukup banyak," ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire