Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sakit hati selalu disalahkan, majikan dimutilasi

Elshinta.com, Dendam karena merasa selalu disalahkan bahkan dipukul dengan tangan kosong jika melakukan kesalahan kerja, maka Muhammad Husen, 26 tahun, pemuda asal Banjarnegara, Jawa Tengah ini tega membunuh majikannya, Irwan Hutagalung, 53 tahun, ketika sedang tidur lelap pada Kamis malam (4/5).

Sakit hati selalu disalahkan, majikan dimutilasi
X
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Dendam karena merasa selalu disalahkan bahkan dipukul dengan tangan kosong jika melakukan kesalahan kerja, maka Muhammad Husen, 26 tahun, pemuda asal Banjarnegara, Jawa Tengah ini tega membunuh majikannya, Irwan Hutagalung, 53 tahun, ketika sedang tidur lelap pada Kamis malam (4/5).

Husen bekerja di perusahaan rumahan air isi ulang galon dan penjualan gas tabung melon di Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jateng sejak sebulan silam.

Dalam bekerja ia ditemani Yuliati. Akan tetapi, menurut pengakuan Husen di depan polisi dan awak media di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5), jika ia melakukan kesalahan, misalnya dalam menghitung kiriman galon air ataupun yang lain, ia selalu mendapat dampratan kata-kata kasar.

"Bahkan saya sering dipukul dengan tangan kosong," ujar Husen seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Oleh karena itulah ia akhirnya menyimpan dendam. Ia merencanakan membunuh majikannya sejak Senin (1/5) silam. Niatnya baru dilaksanakan pada Kamis malam.

"Saya membunuhnya menggunakan linggis ketika ia sedang tidur lelap," tuturnya.

Setelah melumpuhkan majikannya, Husen kemudian memutilasi tubuh majikannya pada Jumat dini hari.

Jasad majikannya kemudian dikubur seadaya di selokan air di dekat tempat usaha itu dengan cara ditimbun cor campuran pasir dan semen pada Sabtu (6/5). Selanjutnya Husen melarikan diri membawa uang Rp7 juta perolehan usaha air isi ulang dan sepeda motor Yamaha Bison milik majikannya ke Banjarnegara.

Kasus mutilasi itu baru terkuak ketika Yuliati, rekan kerja Husen pada hari Senin (8/5) mendatangi lokasi usaha dan mencium bau bangkai menyengat. Setelah ditelusuri ternyata berasal dari selokan tempat Irwan dikubur dengan cor beton. Kasus itu kemudian ditangani polisi.

Kapolrestabes Semarang Kombes irwan Anwar menjelaskan, "Kami menangkap Husen di Banjarnegara, di rumah temannya bernama Jefri. Kami menetapkan Husen sebagai tersangka utama kasus pembunuhan yang direncanakan."

Penangkapan Husen itu juga atas keterangan Imam, penjual makanan angkringan di dekat tempat usaha isi ulang air galon yang sempat diberitahu oleh Husen bahwa ia baru saja membunuh majikannya.

Husen bersikap santai menghadapi awak media maupun polisi. "Saya sengaja melarikan diri agar polisi mempunya pekerjaan mencari saya," tuturnya yang langsung membuat polisi dan para jurnalis tertawa.

Atas perbuatannya, Muhammad Husen dijerat dengan pasal 340 KUHP sebagai pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun.

Sumber : 1

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire