Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ribuan pelajar asal 70 kota di Indonesia ikuti Olimpiade Matematika di Bogor

Elshinta.com, Ribuan pelajar SD,SMP hingga SMA di 70 Kota di Indonesia mengikuti ajang Olimpiade Matematika yang digelar Klinik Pendidikan Mipa di Gedung Pusbang SDM Aparatur Perhubungan di Jalan Raya Parung, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (14/5).

Ribuan pelajar asal 70 kota di Indonesia ikuti Olimpiade Matematika di Bogor
X
Sumber foto: Arif Permana/elshinta.com.

Elshinta.com - Ribuan pelajar SD,SMP hingga SMA di 70 Kota di Indonesia mengikuti ajang Olimpiade Matematika yang digelar Klinik Pendidikan Mipa di Gedung Pusbang SDM Aparatur Perhubungan di Jalan Raya Parung, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (14/5).

Muhammad Fahri, Ketua Panitia mengaku kompetisi nasional yang digelar Klinik Pendidikam Mipa (KPM) merupakam kegiatan rutin tahunan yang sudah berlangsung selama 17 tahun.

"Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengasah kemampuan siswa/siswi dan guru-guru di Indonesia, KPM rutin menggelar berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional setiap tahunnya," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Arif Permana, Senin (15/5).

Salah satu kompetisi nasional yang digelar KPM pada tahun ini yaitu, Kompetisi Matematika Suprarasional (KOMAS), sebuah kompetisi matematika tingkat nasional yang sudah berlangsung selama 17 tahun yang dulunya dikenal bernama KMNR dan KMS dan Olimpiade Guru Matematika (OGM) ke-8," terangnya.

Kompetisi ini setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah peserta. Kendati, beberapa tahun belakangan kompetisi ini diselenggarakan secara online (daring) akibat adanya pandemi, namun tidak mematahkan semangat dan antusiasme para pelajar kelas 1 SD sampai 12 SMA
maupun guru SD hingga SMA untuk berkompetisi di ajang bergengsi KOMAS dan OGM.

"Ada empat tahapan yang dilakukan, yaitu Uji Soal Matematika Suprarasional di tingkat sekolah yang diikuti sebanyak 149.808 peserta, pada babak penyisihan KOMAS tingkat kota dan kabupaten digelar secara hybrid daring dan luring pada dan diikuti sebanyak 43.433 peserta," jelasnya.

Sedangkan, lanjut dia, pada babak semifinal tingkat provinsi dan diikuti sebanyak 23.048. peserta yang masuk di babak final tercatat diikuti sebanyak 1.559 peserta.

"Adapun peserta tersebut berasal lebih dari 70 kota dan kabupaten di Indonesia. Bagi pemenang KOMAS, KPM memberikan berbagai penghargaan menarik berupa medali, trofi, tabungan pendidikan, sertifikat, vhoucer dan para peraih medali berkesempatan mengikuti lomba internasional dan mendapatkan tabungan pendidikan," ungkapnya.

Kegiatan ini dimanfaatkam salah seorang pelajar sekolah dasar asal Bekasi, Bagas Naufal. Ia sengaja mengikuti ajang ini untuk mengasah kemampuannya hingga membahagiakan orang tuanya.

"Saya untuk mencoba kemampuan aja, kalau menang bisa bahagiakan orang tua dan sekolah saya nantinya" ucapnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire