Top
Begin typing your search above and press return to search.

Diversifikasi pangan, Dintanpan Rembang inovasi Program Sehari Tanpa Nasi

Elshinta.com, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Rembang, Jawa Tengah memiliki inovasi program baru yakni Program Sehari Tanpa Nasi.

Diversifikasi pangan, Dintanpan Rembang inovasi Program Sehari Tanpa Nasi
X
Sumber foto: A Muhtarom/elshinta.com.

Elshinta.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Rembang, Jawa Tengah memiliki inovasi program baru yakni Program Sehari Tanpa Nasi. Program ini sebagai upaya diversifikasi pangan dengan mengoptimalkan sumber pangan non-beras.

Kepala Dintanpan Rembang Agus Iwan Haswanto mengatakan, Program Sehari Tanpa Nasi dilaksanakan setiap hari Rabu di lingkup pegawai Dintanpan.

"Alhamdulillah, sudah hampir satu bulan program ini berjalan," terang Agus.

Agus menuturkan, ide Program Sehari Tanpa Nasi berawal dari obrolan santai bersama para kepala bidang (Kabid) terkait mewujudkan ketahanan pangan di Rembang.

"Berawal dari inovasi untuk mewujudkan ketahanan pangan. Muncul ide itu (sehari tanpa nasi). Meskipun beras selalu surplus di Rembang, semangat kita mengoptimalkan sumber pangan non-beras sebagai wujud diversifikasi pangan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Agus menuturkan, untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui diversifikasi pangan dibutuhkan kesadaran yang harus muncul pada setiap individu.

Dikatakannya, Program Sehari Tanpa Nasi meski baru, sudah dapat diterima oleh para pegawai Dintanpan. Hal tersebut terlihat dari beberapa pegawai yang sudah membawa bekal sendiri seperti jagung, pisang, dan ketela setiap Rabu.

”Awal-awal ya ada komplain, repot, ribet. Sambil jalan ya ternyata menikmati,” imbuhnya.

Agus menegaskan, meski tidak ada paksaan bagi para pegawai untuk melakukan program ini, namun komitmen dari jajarannya patut diapresiasi. Dicontohkan seperti ketika sedang dinas luar pada hari Rabu. Meskipun saat itu ada berbagai hidangan namun pegawai pun mengambil makanan non-beras.

Agus Iwan memberikan gambaran, konsumsi beras di Rembang rata-rata 5.999 ton per bulan. Dengan jumlah penduduk sekitar 640 ribu. Jika ada gerakan satu hari tanpa nasi, bisa menghemat sekitar 166 ton per pekan.

Ia berharap program ini bisa merembet kepada OPD lain.

Hal sama juga dikatakan salah seorang pegawai Dintanpan, Ajeng. Ia mengaku justru mengajak keluarganya untuk mengikuti program sehari tanpa nasi.

”Kita coba juga di tingkat keluarga. Tadi pagi, anak saya yang TK tak bekalin jagung rebus,” ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Muhtarom, Rabu (7/6).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire