Top
Begin typing your search above and press return to search.

Penanganan stunting Kota Depok dinilai berhasil oleh Setwanpres

Elshinta.com, Kota Depok dinilai berhasil menangani permasalahan stunting anak oleh Sekretariat Wakil Presiden Ma'ruf Amin, bahwa Kota Depok mampu menurunkan stunting  hingga 10 persen. 

Penanganan stunting Kota Depok dinilai berhasil oleh Setwanpres
X
eputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), kunjungan kerja ke posyandu dan P2L Kota Depok. Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kota Depok dinilai berhasil menangani permasalahan stunting anak oleh Sekretariat Wakil Presiden Ma'ruf Amin, bahwa Kota Depok mampu menurunkan stunting hingga 10 persen.

Hal ini diungkap, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Suprayoga Hadi.

“Kota Depok dapat menjadi percontohan secara nasional juga secara global dalam hal penurunan stunting,” pesan Yoga, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy.

Memastikan keberhasilan Kota Depok ini Tim Setwapres ini, kunjungan kerja ke Kota Depok, Kamis (15/6/2023). Ada empat kelurahan yang disambangi, yakni Curug, Cimpaeun, Cilangkap, dan Jatijajar di Kecamatan Tapos.

Temuan tim Suprayogi ini, Kota Depok sangat mumpuni dibanding wilayah lain dan berpotensi menjadi percontohan di tingkat nasional di bidang penanganan stunting.

Sebut Hadi, adalah lembaga pos pelayanan terpadu (posyandu) dan pekarangan pangan lestari (P2L) sebagai program Pemerintah Kota Depok menjadi garda menekan masalah kesehatan pertumbuhan tubuh kanak-kanak ini.

Bagi Hadi, dari dari sejumlah literasi penanganan stunting di wilayah Kota Depok, berkurang secara signifikan dari angka ratusan sampai ‘hitungan jari’ saja. Hal ini, karena adanya inovasi atau terobosan untuk membuat kasus stunting menurun. Selain itu, sinergi yang baik antarpara-pihak sebagai faktor menurunnya angka stunting.

Lihat Hadi, P2L ini dapat dimanfaatkan dengan sangat baik oleh warga untuk memenuhi gizi pada anak-anak mereka.

Selanjutnya, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Yulia Oktavia mengatakan, walau temuan yang sudah baik dalam menurunkan angka stunting, namunmasih perlu ditingkatkan dari sisi administrasi dan edukasi terhadap kader posyandu dan P2L.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire