BPPP Medan ajari nelayan Desa Jaring Halus perbaiki mesin kapal
Elshinta.com, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan. Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Jaring Halus, melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Perawatan Mesin Kapal Penangkap Ikan.

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan. Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan. Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Jaring Halus, melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Perawatan Mesin Kapal Penangkap Ikan. Kegiatan ini merupakan rangkaian salah satu program Desa Kampung Nelayan Maju Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan, dengan menghadirkan beberapa orang instruktur untuk memandu perbaikan kerusakan mesin ringan kapal penangkap ikan milik para nelayan. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Roni Ginting, saat membuka kegiatan tersebut di Kantor Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (19/6).
Roni Ginting mengatakan, tujuan memberikan pelatihan agar masyarakat nelayan tahu dan paham dalam mengatasi permasalahan mesin kapal nelayan saat bermasalah di laut, dan mampu untuk memperbaiki baik mesin kapal sendiri mau pun milik orang lain. "Diharapkan para nelayan yang sedang melaut bisa memperbaiki kalau tiba-tiba mesin kapal rusak dan juga bisa membantu memperbaiki kerusakan ringan mesin kapal warga lainnya," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (20/6).
Dalam kegiatan pelatihan ini 70 persen peserta praktik memperbaiki kerusakan ringan pada mesin kapal yang dipandu oleh instruktur dimana peralatan dan spare part disediakan oleh BPPP. Kemudian 30 persen peserta menerima materi dari para instruktur.
Kepala Desa Jaring Halus, Usman menyambut baik apa yang dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui jajarannya ini pelatihan yang bagus dan baru kali pertama dilaksanakan di Desa Jaring Halus yang berpenduduk 920 kepala keluarga dimana 96 persen berprofesi sebagai nelayan. Selama ini para nelayan memperbaiki mesin secara otodidak, dengan adanya pelatihan ini tentunya para nelayan lebih bisa memperbaiki mesin kapal mereka
"Terima kasih ini merupakan pelatihan yang sangat baik dan belum pernah dilakukan, selama ini masyarakat memperbaiki mesin memahi sendiri tanpa belajar. Kini setelah ada pelatihan ini masyarakat nelayan lebih paham baik teori maupun praktik," katanya.
Usman berharap semoga kedepan Desa Jaring Halus terus menjadi perhatian pemerintah pusat, sehingga program-program yang terkait dengan kesejahteraan nelayan dapat dirasakan lagi oleh masyarakat Desa Pulau Jaring Halus.