Kecelakaan beruntun di Tol Cipali libatkan empat kendaraan
Elshinta.com, Enam korban luka-luka akibat kecelakaan beruntun di tol Cipali Km 76 Jalur B (dari Palimanan arah Jakarta), tepatnya di Kecamatan Campaka Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (1/7).

Elshinta.com - Enam korban luka-luka akibat kecelakaan beruntun di tol Cipali Km 76 Jalur B (dari Palimanan arah Jakarta), tepatnya di Kecamatan Campaka Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (1/7).
Semua korban mendapatkan perawatan medis di RS Abdul Radjak Purwakarta, diantaranya, Tuswiyah (55) warga Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Suswiyah, warga Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Muhamad A Rapi, warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sulastri, warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, Istiqomah, warga Jakarta Timur dan Mugiyah, warga Wonosobo.
Kanit 9 Patroli Jalan Raya (PJR) Cipali Iptu Dian Suswanto mengatakan, insiden ini melibatkan 4 kendraan yaitu Daihatsu Grand Max, Toyota Kijang Innova, Suzuki APV dan sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya karena kabur.
Adapun kejadianya bermula saat mobil Grand Max yang dikemudikan oleh Khaedir Anwar (22), warga Brebes melaju dari Palimanan mengarah Jakarta.
Saat di TKP mobil tersebut telah menabrak bagian belakang truk yang ada di depannya, akan tetapi truk yang ditabrak itu telah melarikan diri sehingga tidak diketahui identitasnya.
Selajutnya menururut Dian, Grand Max ditabrak oleh Kijang Innova dan mobil APV yang datang dari arah Cirebon menuju Jakarta.
"Kerasnya benturan mobil Grand Max mengalami kerusakan di bagian depan kendaraan dengan enam korban mengalami luka-luka," kata Dian seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Sabtu (1/7).
Posisi akhir mobil Grand Max, normal menghadap barat. Sementara Kijang Innova, normal menghadap barat di bahu luar dan mibil APV, normal menghadap barat di bahu jalan.
Dijelaskan Dian, kecelakaan tersebut diduga sopir Grand Max kurang antisipasi sehingga menbrak truk yang ada di depanya.
"Kasus kecelakaan ini sudah dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Purwakarta," tandas Dian.