BP2MI lepas pekerja migran Indonesia ke Korea Selatan
Elshinta.com, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melepas 152 para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam Program G to G ke Korea Selatan, pada Minggu (2/7).

Elshinta.com - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melepas 152 para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam Program G to G ke Korea Selatan, pada Minggu (2/7).
"Kerja BP2MI tidak mengenal waktu. Sabtu libur, Minggu harusnya libur. Long week end bersama keluarga, tapi demi PMI hari ini kita berani berkorban," ujar Kepala BP2MI, Benny Ramdhani kepada peserta Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat ke Korea Selatan, di Kantor BP2MI, Jakarta Selatan.
Benny pun memuji para PMI yang hendak berangkat. Menurutnya, para PMI tersebut adalah pahlawan devisa negara.
"Tentu akan selalu menjadi istimewa di mata negara. Muliakan pekerja migran jangan rendahkan,’’ pinta Benny.
Lebih lanjut ia merinci, para pekerja yang akan diberangkatkan terdiri dari 149 laki-laki dan 3 perempuan, di mana nantinya PMI akan dipekerjakan pada sektor manufaktur dan perikanan.
"Mereka akan diberangkatkan pada nanti malam dan besok," terang Benny.
Benny menjelaskan, terhitung sejak Januari 2023 hingga 2 Juli 2023, jumlah PMI yang sudah ditempatkan ke Korea Selatan sekitar 6.759 PMI.
'Itu termasuk 152 orang yang hadir di sini. Itu yang G to G," terangnya.
Sementara, lanjutnya, sejak 1 Januari 2023 hingga 2 Juli 2023, untuk skema P to P tercatat sekitar 135.791 PMI
Benny mengimbau, agar pekerja migran Indonesia tetap bangga atas pekerjaan mereka. Dan tidak boleh ada perasaan minder ketika berada di Luar Negeri.
"Kalian orang-orang hebat, negara seperti Korea Selatan membutuhkan kalian,’’ pungkas Benny seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto.