Top
Begin typing your search above and press return to search.

Puskesmas Airu di Jayapura rusak akibat gempa Magnitudo 6,2 

Elshinta.com, Polres Jayapura melalui Pos Pol Airu mendata kerusakan bangunan Puskesmas di daerah ini yang terdampak gempa.

Puskesmas Airu di Jayapura rusak akibat gempa Magnitudo 6,2 
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Jayapura melalui Pos Pol Airu mendata kerusakan bangunan Puskesmas di daerah ini yang terdampak gempa.

Laporan sementara, bangunan Puskesmas Airu terpantau rusak ringan akibat gempa magnitudo 6,2 itu.”Bangunan mengalami beberapa keretakan dibagian dinding bangunan. Bahkan sebagian plafon atap yang berjatuhan,”ungkap Kepala Kepolisian Resor Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, Senin (3/7/2023).

Lebih lanjut Fredrickus menuturkan, untuk alat medis sendiri tidak ada yang mengalami kerurusakan. Selain itu pada saat kejadian gempa tidak ada pasien yang sedang berobat atau dirawat. Sedangkan fasilitas umum lainnya seperti bangunan Sekolah maupun Perumahan serta Jembatan masih dalam keadaan baik dan aman.

Dikatakan dia, kerusakan bangunan rumah sakit itu diketahui pada saat anggota melakukan patroli pasca gempa magnitudo 6,2. Tujuan anggota kami patroli untuk memastikan bahwa wilayah yang terkena dampak gempa, tetap dalam keadaan aman dan tidak terjadi penjarahan atau kegiatan kriminal lainnya.

“Petugas polisi dikerahkan ke pusat-pusat keramaian, pemukiman penduduk, untuk memberikan rasa keamanan kepada warga yang masih trauma akibat guncangan gempa,” ujar Kapolres seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Rabu (5/7).

Fredrickus mengatakan hingga saat ini, pihak Polres Jayapura melalui Pos Pol Airu terus berkoordinasi dengan Forkompinda dan instansi terkait guna mengetahui perkembangan situasi pasca gempa.

Selain itu, kata Fredrickus, polisi juga memberikan himbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan memberikan informasi tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat.

Lanjut Kapolres, patroli pasca gempa ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan pemulihan bagi warga yang terdampak. “Polisi akan terus melanjutkan patroli hingga situasi kembali pulih sepenuhnya, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam upaya pemulihan pasca bencana ini," tambah Fredrickus.

Menurut dia, jajaran Polres Jayapura melalui Pos Pol Airu terus melakukan patroli dan monitoring pasca terjadinya gempa magnitudo 6,2 SR, Senin pukul 11.51 WIT, siang tadi.

Informasi resmi diperoleh dari BMKG telah terjadi gempabumi dengan kekuatan: 6.2 SR, 69 km Barat Daya Keerom-Papua , waktu gempa, 03-Jul-23 09:51:38 WIB, Gempa ini tidak berpotensi Tsunami.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire