Puncak acara HUT Ke-77 Bhayangkara, masyarakat padati Benteng Fort de Hock Salatiga
Elshinta.com, Puncak peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 yang diselenggarakan oleh Polres Salatiga, Jawa Tengah dengan mengusung tema 'Tidak Ada Sekat Antara Polri dengan Masyarakat', berlangsung meriah.

Elshinta.com - Puncak peringatan Hari Bhayangkara Ke-77 yang diselenggarakan oleh Polres Salatiga, Jawa Tengah dengan mengusung tema 'Tidak Ada Sekat Antara Polri dengan Masyarakat', berlangsung meriah. Terlihat ribuan masyarakat antusias memadati Benteng Fort De Hock yang terletak di Sat Lantas Polres Salatiga, Sabtu (1/7).
Acara yang diselenggarakan oleh Polres Salatiga dengan berkolaborasi dengan Komunitas Masyarakat dan Relawan yang ada di Kota Salatiga ini menampilkan berbagai macam kegiatan mulai dari workshop membatik, melukis, mewarnai, belajar bahasa isyarat dan aneka permainan tradisional anak-anak yang diselenggarakan secara gratis.
Di pelataran kafe Fort de Hock sejak pagi, di atas panggung Orkes Ken Arok juga menampilkan berbagai grup band, diantaranya Doktor Koplo, Sangita, Keroncong Pemuda Kekinian, Maju Makmur, Saloko, MS Wiwik, NASA dan lain-lain. Sedangkan di bawah panggung, berlangsung juga pentas seni reog yang menyedot animo massa untuk menonton.
Selain berbagai macam pentas seni, terlihat di pelataran Sat lantas Polres Salatiga juga terdapat puluhan bazar UMKM yang ramai dikunjungi masyarakat sejak pagi. Stand makanan, jajan pasar, aneka minuman, pakaian dan masih banyak lainnya terlihat berjajar dan padat pengunjung.
Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan mengatakan, dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-77 ini Polres Salatiga mencoba memaknainya sebagai suatu tonggak harapan dan tujuan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, menghilangkan batas-batas dan sekat yang menjadi penghalang komunikasi antara Polri dan Masyarakat.
"Terlebih lagi, ada suatu hal yang unik pada hari Bhayangkara tahun ini. 1 Juli 2023, hari bhayangkara ke-77. Semua serta 7. Jelas bulan Juli adalah bulan ke-7, tahun 2023 jika dijumlahkan adalah 7. Apalagi sering kita dengar bahwa Kota Salatiga, Salahnya 3, maka mendapatkan nilai 7 dari deretan nilai 1-10. Angka 7 dalam Bahasa jawa adalah “pitu”, salah satu filosofi J awa mengatakan Pitu iku Pitulungan (pertolongan)," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Rabu (5/7).