Gubernur Jateng ajak generasi milenial manfaatkan sampah
Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah memperingati puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023, di Taman Rakyat Slawi Ayu, Kabupaten Tegal Selasa (4/7/2023).

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah memperingati puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023, di Taman Rakyat Slawi Ayu, Kabupaten Tegal Selasa (4/7/2023). Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni ini pada tahun 2023 mengusung tema “Solusi untuk Polusi Plastik”.
Dalam puncak peringatan tersebut digelar rangkaian acara berupa penanaman pohon, pertunjukkan seni, hingga pameran produk UMKM bertema lingkungan hidup. Acara tersebut juga turut melibatkan peserta mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jateng, Kabupaten Tegal, dan beberapa instansi yang mengisi tenda yang tersedia untuk memamerkan produk unggulan masing-masing dari limbah sampah.
Acara juga dihadiri oleh pegiat lingkungan, termasuk pelajar mulai jenjang SD, SMP, SMA, SMK termasuk siswa SLB se Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang didampingi Bupati Umi Azizah mengawali kegiatan dengan memberikan simbolis penghargaan lingkungan kepada perwakilan masing-masing daerah.
Ganjar Pranowo juga sempat melakukan kegiatan penanaman bibit pohon di area Taman Bunga, Yang kemudian Ganjar bersama rombongan mengunjungi satu per satu stan sebelum akhirnya menuju ke area panggung utama.
Turut hadir pada Acara puncak peringatan HLH sedunia tingkat provinsi ini juga dihadiri Bupati Tegal Umi Azizah yang juga sebagai tuan rumah puncak peringatan HLH, Kemudian kepala daerah dari beberapa wilayah seperti Kota Tegal, Kabupaten Batang, Kabupaten Brebes, dan lainnya dari Jawa Tengah.
Ganjar meminta jajaran pemerintah kabupaten dan kota untuk memberikan penyuluhan dan edukasi terus-menerus agar kesadaran masyarakat terkait sampah bisa terbangun.
Ganjar melanjutkan, peran anak-anak muda juga penting untuk terus mengampanyekan gerakan peduli lingkungan hidup. Salah satunya, kata Ganjar, dengan menciptakan aplikasi-aplikasi yang dapat mewadahi masyarakat terkait pengelolaan sampah.
"Semangatnya luar biasa partisipasinya bagus. Bagaimana kita mencintai lingkungan, aksi riil menanam, aktivitas teman-teman aktivis sampah tadi mereka bersih-bersih, mereka mengedukasi," ujar Ganjar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (5/7).
Dia pun memaparkan dari 35 kabupaten/kota se Jateng produksi sampah yang dihasilkan cukup banyak yakni sekitar 6,3 juta ton per tahun.
"Jangan-jangan kalau nilai sampah tersebut dikelola dengan baik, bisa menjadi nilai tambah yang hebat. Karena jumlah 6,3 juta ton sampah per tahun ini cukup besar nilainya. Adapun dari jumlah itu sebanyak 17,8 persennya merupakan sampah plastik," jelas Ganjar Pranowo.
Ganjar juga mengapresiasi semangat semua pihak yang berpartisipasi pada kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia termasuk para pelajar.
Alasan Ganjar memperhatikan pelajar yang terlibat, karena mereka sekaligus diberikan edukasi tentang bagaimana mencintai lingkungan, mengolah sampah menjadi bermanfaat dan ada nilai jual atau nilai tambah, sekaligus belajar menanam tumbuhan.