Top
Begin typing your search above and press return to search.

Fasilitas minim, Pemkab Kudus hibahkan 70 paket kasur untuk RPSDM Muria Jaya

Elshinta.com, Keterbatasan Fasilitas yang dimiliki Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) 'Muria Jaya' di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menjadi perhatian Bupati  Kudus Hartopo.

Fasilitas minim, Pemkab Kudus hibahkan 70 paket kasur untuk RPSDM Muria Jaya
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Keterbatasan Fasilitas yang dimiliki Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) 'Muria Jaya' di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menjadi perhatian Bupati Kudus Hartopo. Didampingi Kepala Dinsos P3AP2KB dan Kepala PPSDSN Pendowo Kudus, langsung datang menyerahkan bantuan paket kasur kepada warga binaan, Kamis (6/7). Ia menyatakan kedatangan sebagai bentuk perhatian yang diberikan Pemkab Kudus tidak menjadikan kesenjangan sosial di masyarakat.

"Saya prihatin melihat kondisinya, mereka juga berhak mendapatkan perhatian kita. Saya lihat mereka tidur hanya beralaskan tikar, maka kita hibahkan kasur lengkap dengan bantal, guling, serta selimutnya," kata bupati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Paket kasur yang dihibahkan sebanyak 70 paket bersumber dari anggaran OPD terkait tahun lalu yang telah dibelikan kasur untuk penanganan isolasi masyarakat di masa pandemi covid-19.

"Meskipun bekas dari tempat isolasi covid, namun kasur ini masih sangat baru dan layak. Bahkan banyak yang belum digunakan untuk isolasi," ungkapnya.

Pemkab Kudus melalui OPD terkait, dalam hal ini Dinsos P3AP2KB Kudus telah mengalokasikan anggaran untuk pemberian hibah paket kasur. Namun dikarenakan adanya beberapa mekanisme yang harus dilalui dan membutuhkan waktu, maka pemberian kasur bekas isolasi covid-19 pun menjadi alternatif saat ini.

"Sebenarnya jika kita anggarkan harus menunggu di perubahan, kelamaan kan kasihan. Akhirnya kita hibahkan kasur bekas isolasi dulu, yang penting mereka bisa istirahat dengan nyaman," imbuh orang nomer satu di Kudus.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Hartopo menyempatkan diri bersua dengan seluruh pasien, mulai mendengarkan curhatan, melantunkan lagu, hingga santap siang bersama-sama. Kebahagiaan pun terpancar dari wajah seluruh warga binaan tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga pasien yang telah dinyatakan sembuh untuk bisa dikembalikan agar dapat berkumpul bersama keluarga masing-masing, baik yang ada di Kudus maupun luar daerah.

Kepala Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra (PPSDSN) Pendowo Kudus, Sundarwati mengucapkan terima kasihnya atas perhatian Pemkab Kudus pada masyarakat berkebutuhan khusus tersebut.

Saat ini terdapat 74 pasien yang sedang menjalani rehabilitasi mental baik laki-laki maupun perempuan dari dalam maupun luar daerah. Pihaknya juga telah berhasil memulangkan sebanyak 16 pasien yang telah dinyatakan sembuh. Sebanyak 20 persen pasien dari luar daerah. Penyebabnya bermacam-macam, mulai masalah ekonomi hingga KDRT.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire