Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemprov Jateng minta daerah laporan intensif soal kewaspadaan Antraks

Elshinta.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta daerah di seluruh wilayahnya melaporkan setiap perkembangan antisipasi penyakit Antraks.

Pemprov Jateng minta daerah laporan intensif soal kewaspadaan Antraks
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta daerah di seluruh wilayahnya melaporkan setiap perkembangan antisipasi penyakit Antraks. Kewaspadaan terus ditekankan pada seluruh daerah mengingingat Provinsi Jawa Tengah sampai saat ini masih nihil laporan kasus.

Menyusul munculnya kasus penyakit Antraks pada hewan dan manusia di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Wilayah Sukoharjo dan Wonogiri serta Kabupaten Klaten berbatasan langsung dengan daerah temuan kasus. Hal ini disampaikan Ganjar Pranowo dalam kunjunganya ke Sukoharjo, beberapa waktu lalu.

Menurut gubernur, pemerintah melakukan langkah cepat merespon perkembangan antisipasi munculnya kasus Antraks di Jawa Tengah. Setiap daerah wajib menyosialisasikan gejala hewan terjangkit Antraks dan bahaya mengonsumsi hewan sakit."Jadi daerah tolong laporan terus perkembangan dilapangan," kata Ganjar.

Dinas pertanian dan peternakan seluruh daerah telah menerapkan prosedur tersebut pada petani dan peternak. Pengawasan lalu lintas ternak tak kalah penting dilakukan dengan pemeriksaan ketat terhadap surat keterangan kesehatan hewan saat mendatangkan ternak masuk ke pasar.

Selanjutnya, tambah Ganjar, dilakukan program vaksinasi pada ternak dengan prioritas wilayah terdekat dengan lokus munculnya kasus. Daerah melakukan pemetaan jumlah kebutuhan ditiap tiap wilayah untuk kemudian mengajukan permintaan bantuan vaksin ke pemprov. Seluruh kegiatan kewaspadaan masuknya Antraks ke Jawa Tengah ini harus secara intensif dilaporkan ke pemprov agar mudah melakukan penanganan saat terdeteksi munculnya kasus.

"Vaksinasi ternak sudah jalan," ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan langkah pengawasan lalu linta ternak terutama dari daerah munculnya kasus Antraks.

Kepala dinas Bagas Windaryatno meminta warga tidak panik dan secata mandiri melakukan pemeriksaan hewan ternak yang dimiliki, guna memastikan tidak mengalami gejala hewan terjangkit Antraks. Langkah pemeriksaan hewan sakit juga tersosialisasi dengan baik bagaimana cara penanganan apabila mendapati hewan sakit.

"Jangan mengonsumsi hewan sakit sebelum ada pemeriksaan dari tim kesehatan hewan," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire