Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tekan Pdf, uang nasabah BRI dikuras

Elshinta.com, Kasus phising dengan modus mengirimkan file apk berbentuk Pdf kembali terjadi. Kali ini menimpa  Irwan Gema (68), warga Citra Garden, Jakarta yang berdomisili di Malang yang menjadi korban. Tidak tanggung-tanggung uang tabungan sebesar Rp549 juta raib dikuras pelaku dalam hitungan detik.

Tekan Pdf, uang nasabah BRI dikuras
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Kasus phising dengan modus mengirimkan file apk berbentuk Pdf kembali terjadi. Kali ini menimpa Irwan Gema (68), warga Citra Garden, Jakarta yang berdomisili di Malang yang menjadi korban. Tidak tanggung-tanggung uang tabungan sebesar Rp549 juta raib dikuras pelaku dalam hitungan detik.

“Saya hanya berpesan agar masyarakat hati-hati dengan uang tabungannya apalagi dengan jumlah besar di bank yang dianggap tidak bisa menjamin keamanan nasabahnya,” kata Irwan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris, Sabtu (15/7).

Kasus yang dialami Irwan berawal saat dirinya menerima pesan singkat berisi pemberitahuan paketnya sudah sampai dan saat itu ia tengah menunggu paketnya melalui WhatsApp 11 Juni 2023.

“Saat itu saya buka aplikasi tersebut dan HP saya langsung error, karena error maka saya bawa ke service HP dan dari penjelasan pihak service menyebut kalau HP saya dihack,“ ujarnya.

Ia pun sadar kalau HPnya dihack dan secara spontas langsung melakukan blokir pada sejunlah rekening di 7 bank.

“Nah salah satunya BRI, di situ uang saya ludes dari Rp549 juta tinggal Rp79 ribu. Saya segera meminta keterangan dari pihak bank dan diperoleh ada dua bukti transasksi. Satu atas nama Iwan dengan bukti pengambilan Rp500 juta namun tidak ada nomer rekeningnya dan yang kedua ada nomer rekeningnya dengan jumlah Rp49 juta. Sementara nyaris rekening saya di salah satu bank dibobol namun karena keamanannya menolak dan notifikasinya masih saya simpan,” tambahnya lagi.

Semula pihak BRI memberi penjelasan kalau transaksi tersebut antar BRI dan BCA, kemudian saya cek ke bank tersebut dan dari BCA didapat penjelasan kalau transaksi tersebut antar BRI karena tidak ada biaya transfer.

“Nah saat diajak bertemu dengan sejumlah orang termasuk dari BRI Prioriti baru pihak BRI membenarkan transaksi antar BRI. Yang jadi soal adalah rekening saya bisa berganti nama orang lain dan ditarik melalui m-bangking BRI-mo tanpa melalui tahapan lah kok bisa dan saat itu sejumlah orang di BRI Jalan Kawi tidak bisa memberikan jawaban pasti dan saya diminta menemui kepala legal di kantor Kanwil BRI di Jalan Martadinata kota Malang namun didapati pejabat legalnya justru cuti,” jelasnya.

Karena jadi korban iapun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dinoyo/Lowokwaru dan di sana ia menerima surat laporan disertai kronologis .

“Kepolisian setempat memberitahu kasusnya akan diproses setelah ada laporan 14 hari kerja dari pihak bank dan saya sangat yakin kalau pihak bank akan menyalahkan saya memberi OTP pada pihak lain dan tidak mau mengganti kerugian tersebut padahal saya tidak memberikan OTP,” tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire