Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peringati 1 Muharram 144 H, Habib Syech ajak warga tingkatkan ibadah

Elshinta.com, Bagi umat muslim, peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram memiliki makna tersendiri. Tak heran jika masyarakat dari berbagai daerah akan merayakan Tahun Baru Islam dengan berbagai tradisi masing-masing yang telah dilakukan secara turun-temurun. 

Peringati 1 Muharram 144 H, Habib Syech ajak warga tingkatkan ibadah
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Bagi umat muslim, peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram memiliki makna tersendiri. Tak heran jika masyarakat dari berbagai daerah akan merayakan Tahun Baru Islam dengan berbagai tradisi masing-masing yang telah dilakukan secara turun-temurun.

Tujuan utama diselenggarakannya Tahun Baru Islam 1 Muharram yakni sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT. Momentum pergantian tahun dalam kalender Islam tersebut biasanya akan diisi dengan memanjaatkan doa dan menggelar beragam tradisi.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah, ribuan umat muslim dari berbagai daerah memadati kawasan Jalan Pancasila, Kota Tegal, untuk memperingati Tahun Baru 1 Muharam 1445 Hijriah.

Kegiatan yang diselenggarakan Jamiyah Rotib Rotibayn Kota Tegal ini menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Solo dan Habib Husein bin Agil, Probolinggo.

Hadir dalam kegiatan tersebut, putra Almarhum Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff, yakni Habib Muhammad dan Habib Alwi, para habaib, kyai, alim ulama dan anggota Forkopimda Kota Tegal.

Tradisi sakral Malam 1 Suro kerap dilakukan masyarakat Jawa. Tradisi unik ini seperti sudah melekat di beberapa daerah tertentu.

Malam 1 Suro atau 1 Muharram memang memiliki nilai khusus dalam tatanan masyarakat Jawa. Sehingga, banyak tradisi sakral yang dilakukan. Umumnya digelar demi keselamatan.

Setiap malam 1 Suro atau 1 Muharram, terdapat tradisi tertentu yang dijalankan sesuai keyakinan masyarakat.

Keyakinan di masyarakat, malam 1 Suro memiliki tingkat kesakralan yang tinggi. Sehingga ada aktivitas-aktivitas khusus yang dilakukan.

Pada kesempatan itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengajak, seluruh warga Kota Tegal untuk memperbanyak bersholawat.

"Orang yang bersalawat insya Allah selamat berkat salawat. Mereka yang sering bersalawat merupakan ciri-ciri orang yang baik," kata Habib Syech seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Kamis (20/7).

"Terus semangat salawat, ojo dangdutan wae wong Tegal iki. Opo arep dadi manungso dangdutan wae, salawat koyo ngene nyelametke negoro," katanya.

Habib Syech juga mengajak, tetap semangat ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Aja kakehen mikir-mikir, semampune wae. Awakmu arep opo wis tertulis," ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire