Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kabel PLN Citeureup digondol maling, ribuan rumah warga mati lampu

Elshinta.com, Aksi kawanan pencuri spesialis kabel mulai meresahkan, seperti halnya yang terjadi di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabel PLN Citeureup digondol maling, ribuan rumah warga mati lampu
X
Sumber foto: Arif Permana/elshinta.com.

Elshinta.com - Aksi kawanan pencuri spesialis kabel mulai meresahkan, seperti halnya yang terjadi di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kabel berjenis NYY 150 dan 70, yang merupakan kabel penghubung aliran listrik ke rumah warga milik PLN Citeureup, di Jalan Raya Kampung Babakan digunting paksa oleh kawanan pencuri, mengakibatkan terputusnya aliran listrik ke ribuan rumah warga di tiga kampung.

Sejumlah warga kaget bukan kepalang saat mengetahui kebal dari trafo milik PLN Citeureup digunting paksa hingga mengakibatkan terputusnya aliran listrik ke rumah warga. Bukan hanya digunting saja, para pelakupun terbilang nekad dengan mengambil kabel tersebut yang bertegangan tinggi sepanjang 10 meter.

Salah seorang petugas perbaikan kabel, Gery Anggara mengatakan pihaknya mendapati laporan adanya pemadaman aliran listrik di tiga Kampung yakni Dukuh, Babakan serta Tarikolot.

"Dapat laporan listrik padam sekitar pukul 04.00 WIB dini hari," ucapnya kepada Kontributor Elshinta, Arif Permana saat ditemui di lokasi perbaikan kabel yang dicuri, Kamis (20/7).

Saat dilakukan pengecekan di salah satu trafo yang berada di Jalan Raya Babakan Dukuh, dirinya bersama petugas lainnya kaget mendapati trapo dengan keadaan tidak ada kabel penyampung mulai dari bawah hingga ke atas tiang.

"Kabelnya dicuri berjenis NYY 150 dan 70 mili sepanjang 10 meter. Pelakunya kayanya lebih dari satu orang soalnya kabel penghubung inikan berat," terangnya.

Imbas dari pencurian kabel tersebut membuat ribuan rumah warga padam hingga mengganggu aktifitas lainnya. Salah satunya yang dialami Saidal Khomis, salah seorang warga dirinya menuturkan kesulitan untuk beraktifitas akibat adanya pemadaman listrik.

"Awalnya dikira pemadaman biasa, saat dicek ternyata ada yang nyolong kabel, langsung laporin ke PLN Citeureup oleh warga," ungkapnya.

Akibat ulah kawanan pencuri kabel inipun sejumlah warga harus rela membeli air galon, hingga menutup usahanya. "Banyak home industri yang tutup akibat pemadaman ini, selain itu warga juga beli air untuk mandi, pake air galon," keluhnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire