Top
Begin typing your search above and press return to search.

Festival Bawang Merah 2023, ajang promosi UKM Kabupaten Brebes

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menggelar Festival Bawang Merah 2023 di Komplek Islamic Center, Brebes,  yang berlangsung dari 21 Juli hingga 23 Juli 2023.

Festival Bawang Merah 2023, ajang promosi UKM Kabupaten Brebes
X
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menggelar Festival Bawang Merah 2023 di Komplek Islamic Center, Brebes, yang berlangsung dari 21 Juli hingga 23 Juli 2023. Pemkab Brebes menggandeng beberapa pelaku UMKM untuk tampil di ajang festival tersebut. Sejumlah produk UMKM juga ikut dipamerkan diantaranya, kopi, bawang, hingga batik khas Brebes.

Pejabat Bupati Brebes Urip sihabudin mengatakan, ajang Festival Bawang Merah 2023 ini sangat strategis dalam mempromosikan daerah yang notabene masyarakatnya petani bawang merah. Tidak hanya bawang merah produk-produk UMKM Brebes juga agar lebih bisa dikenal di tingkat nasional bahkan Internasional.

"Di Brebes sendiri saat ini telah memiliki kopi asli dari tanah Brebes. Kopi yang ditanam di Brebes selatan yang terdiri dari 6 kecamatan memang merupakan dataran tinggi yang cocok untuk tanaman kopi," ujar Urip seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (24/7).

Ada 4 kecamatan yang merupakan daerah penghasil kopi, yaitu Kecamatan Paguyangan ada di Desa Tretepan (Pandansari), Wanatirta, Cilibur, Wanaturta. Kecamatan Sirampog di Desa Dawuhan, Kecamatan Bantarkawung dan Kecamatan Salem.

Untuk wilayah Kecamatan Sirampog, Paguyangan dan Bantarkawung ini menghasilkan kopi Arabica yang rasanya lebih asam, karena daerah ini berada di ketinggian 1000 mdpl. Sedangkan Salem lebih banyak kopi robusta, walau ada juga arabica yang tumbuh.

Sebanyak 75 kilogram biji kopi mentah produksi Brebes pernah diekspor ke Polandia. Ekspor perdana tersebut membuka jalan bagi produk UMKM lokal Brebes, menembus pasar mancanegara.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Forum Kopi Brebes Fitriadi Prakoso atau yang sering disapa Fiko, yang didampingi Sekretaris Forum Kopi M. Muzaqi dan Bendahara Nasrullah saat ditemui di stand UMKM pada acara Festival Bawang Merah, Sabtu (22/7/2023).

“Berangkat dari sejarah tersebut kita ingin mengambil nilai-nilai dan sisi historis agar nama Brebes semakin besar,” terang Fitriadi.

Ada dua jenis kopi yang dipasarkan yaitu Robusta dan Arabica dalam berbagai kemasan. Di sebuah stand pada acara Festival Bawang Merah 2023 yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Brebes ini, selain bisa membeli produk kopi asli Brebes, pengunjung juga bisa melihat proses washing dan pengeringan serta rosting.

Sang pemilik Fitriadi menuturkan bisnis kopi yang dimulai tersebut produk kopi nya sudah menembus pasar internasional yaitu negara Polandia.

Fitriadi beserta Anas juga berharap, pengiriman perdana tersebut dapat memicunya untuk terus berkarya di bidang perkopian, dan menginspirasi para pelaku usaha maupun petani kopi di Kabupaten Brebes.

Rintisan ekspor biji kopi yang dilakukan Fiko sapaan akrab Fitriadi ini berharap kopi Brebes bisa go international secara berkelanjutan dengan nilai yang terus meningkat.

”Saya ingin keberadaan kopi Brebesan semakin diterima semua kalangan, dan secara lambat laun akan besar dan meluas informasinya hingga mancanegara,” tutup Nasrullah.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire