BPBD Kabupaten Tangerang petakan daerah rawan kekeringan dan krisis air bersih
Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten dalam menghadapi fenomena El Nino di wilayah Kabupaten Tangerang sudah memetakan daerah-daerah yang memang rawan kekeringan dan juga kekurangan air bersih.

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten dalam menghadapi fenomena El Nino di wilayah Kabupaten Tangerang sudah memetakan daerah-daerah yang memang rawan kekeringan dan juga kekurangan air bersih. Hal itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, Kamis (27/7).
"Daerah tersebut berdasarkan pemetaan ada 9 kecamatan dari 29 kecamatan yang berdampak fenomena El Nino mengingat daerah tersebut merupakan daerah pertanian," kata Ujat seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Selly Loamena.
Menurut Ujat, BPBD Kabupaten Tangerang dalam menghadapi fenomena El Nino salah satunya adalah sudah bekerja sama dengan PDAM untuk mensuplai air bersih jika dibutuhkan saat terjadi kekeringan.
"El Nino adalah fenomena alam yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap sektor pertanian. Dalam sektor pertanian, El Nino dapat menjadi tantangan besar karena dapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani," tandasnya.