Ayunkan senjata tajam, kawanan gangster ini serang warga di Citeureup
Elshinta.com, Kawanan gangster bersenjata tajam beraksi di Jalan Raya Tengsaw, Kampung Babakan, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (30/07).

Elshinta.com - Kawanan gangster bersenjata tajam beraksi di Jalan Raya Tengsaw, Kampung Babakan, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (30/07). Para pelaku yang berjumlah lebih dari lima orang tersebut mengejar warga yang sedang melintas hingga jatuh dari sepeda motornya, para pelaku inipun sempat menyabetkan senjata tajam kearah warga saat terjatuh.aksi brutal para Gengster itupun terekam cctv milik warga.
"Jadi ada warga yang baru pulang dinas malam, lewat Jalan Raya Tengsaw, naik motor berboncengan dengan rekannya,saat tepat disekolahan Arridho, warga itupun dikejar oleh pelaku gangster yang membawa senjata tajam, "ucap Saidal Khomis, salah seorang warga seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Arif Permana, Senin (31/7).
Saidal yang merupakan ketua RW 05 Desa Tarikolot inipun menjelaskan saat itu, warga yang dikejarnyapun kaget hingga masuk ke gang sempit samping sekolah Arridho.
"Saat kejar kejaran, tepat di gang Alkesa, warga yang mengendarai sepedah motor berboncengan tiga itupun terjatuh hingga, lantas pelaku gangster itu yang mengejar warga menyabetkan senjata tajam jenis Celurit ke arah warga tersebut namun tidak kena," ucapnya.
Takut jadi sasaran dari kebrutalan gangster itu,warga yang menjadi korban lantas lari ke area pemukiman untuk meminta pertolongan,namun pelaku langsung melarikan diri.
"Sesudah menyerang warga usai pulang kerja, para pelaku inipun langsung ke pertigaan RS Annisa dan menantang warga dengan senjata tajam yang dibawanya, hingga warga yang kesal mengejar pelaku, namun pelaku berhasil lolos,"bebernya
Melihat hal tersebut, Sejumlah warga langsung melaporkan kasusnya ke pihak kepolisian Polsek Citeureup, usai mendapati laporan, anggota Polisi langsung melakukan pengejaran dan ditemukan senjata tajam jenis celurit yang diduga dibuang oleh para pelaku diarea tempat kejadian.