Dermaga TPI Pangkalan Brandan rubuh, enam warga luka, dua diantaranya balita
Elshinta.com, Plt Bupati Langkat Syah Afandin meninjau Dermaga Umum Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Ikan Lama depan Mako Satuan Polairud Polres Langkat, di Jalan Babalan, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang rubuh, Kamis (3/8).

Elshinta.com - Plt Bupati Langkat Syah Afandin meninjau Dermaga Umum Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Ikan Lama depan Mako Satuan Polairud Polres Langkat, di Jalan Babalan, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang rubuh, Kamis (3/8).
Dermaga tersebut rubuh pada hari Rabu (2/8) sekira pukul 19.15 WIB yang mengakibatkan adanya korban luka-luka berjumlah enam orang dua orang diantaranya balita.
Plt Bupati Langkat Syah Afandin berkoordinasi dengan OPD terkait dan dia menyampaikan pembangunan dermaga tersebut direncanakan di P APBD Kabupaten Langkat. Afandin juga memerintahkan kepada Kepala Dinas PUPR untuk bagaimana dermaga tempat pelelangan ikan itu agar segera di bangun guna kelancaran ekonomi masyarakat Pangkalan Brandan.
Pada kesempatan tersebut Plt Bupati Langkat juga menjenguk korban luka-luka yang di rawat di rumah sakit Pertamina Pangkalan Brandan. Dia menyapa para korban luka-luka yang dirawat sembari memberikan semangat semoga kiranya cepat sembuh.
"Ini adalah kejadian alam yang tidak terduga kiranya Allah SWT segera memberikan kesembuhan pada para korban luka dan bisa segera pulang kerumah berkumpul bersama keluarga," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Jumat (4/8).
Camat Babalan Restra Yudha menyampaikan adapun korban yang mengalami luka masing-masing, Nadra Sandora Nasution (23) warga jalan Kalimantan, Pangkalan Brandan, Anisa (23) mahasiswa UMSU Medan warga Sidodadi Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat mengalami luka di kaki kiri dan tangan kanan. Lalu Bunga (18), pelajar Madrasah Aliyah Teluk Meku Titi Hitam mengalami luka di bagian paha kiri dan mata kaki kiri. Mereka dirawat di RS Pertamina Pangkalan Brandan.
Selanjutnya, Nathania (30) warga Simpang Kolam Kecamatan Gebang, mengalami luka dibagian kaki. Serta dua anaknya masing-masing, Nova Uliarti (5), mengalami luka di badan dan tangan, juga Felisia (3) mengalami luka pada kedua tangan dan kaki.
Untuk korban luka-luka atas nama Nova Uliarta, dan ibunya Nathania Br. Siregar, alamat jalan Sudirman, No. 40, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat menjadi pasien pindah rawat dari RS Pertamina Pangkalan Brandan ke RSUD Tanjung Pura.