Kasus kebakaran rumah meningkat, BPBD Kudus imbau warga waspada
Elshinta.com, Kebakaran kembali terjadi, kali ini sebuah rumah milik Suyanto warga Desa Jepang RT 2 RW 1 Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang ludes terbakar, diduga akibat korsleting listrik, rumah beserta perabot dan surat-surat berharga terbakar.
.jpg)
Elshinta.com - Kebakaran kembali terjadi, kali ini sebuah rumah milik Suyanto warga Desa Jepang RT 2 RW 1 Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang ludes terbakar, diduga akibat korsleting listrik, rumah beserta perabot dan surat-surat berharga terbakar. Kejadian ini sontak membuat warga sekitar panik karena rumah tersebut berada dikawasan padat penduduk.
Kasi kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus Ahmad Munaji mengatakan pasca mendapat laporan adanya kebakaran tim relawan langsung ke lokasi. Dimana kejadian kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB pada Senin (28/8) saat rumah bagian belakang (dapur) kondisi kosong.
"Api diduga dari korsleting listrik dari dapur yang merembet sampai ke seisi rumah," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (29/8).
Tetkait kejadian kebakaran rumah di Desa Jepang Kecamatan Mejobo api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah didatangkan damkar dari pemkab dan perusahaan rokok di Kudus. Guna meringankan beban, pihak BPBD telah memberikan bantuan logistik dan peralatan dapur untuk korban. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp180 Juta.
Pihak BPBD Kabupaten Kudus menghimbau kepada warga untuk waspada terhadap jaringan listrik yang ada dirumah sebab pada musim kemarau seperti ini sangat rawan. Termasuk juga sebelum keluar rumah melakukan pengecekan kompor dan sebagainya.
"Jangan pula buang puntung rokok sembarangan ketika berada didekat rumput maupun lahan tebu karena rawan menimbulkan api. Akhir-akhir ini hampir tiap hari terjadi kasus Kebakaran baik itu rumah maupun lahan kosong dan perkebunan tebu," kata Munaji.