Gubernur Jatim ajak masyarakat salat minta hujan
Elshinta.com, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarwarangsa mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk salat minta hujan. Menurut Khofifah, selama sepuluh hari terakhir kawasan Gunung Arjuna, Ringgit dan Gunung Welirang tidak turun hujan sehingga kebakaran hutan belum sepenuhnya tertangani dan terus meluas.

Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarwarangsa mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk salat minta hujan. Menurut Khofifah, selama sepuluh hari terakhir kawasan Gunung Arjuna, Ringgit dan Gunung Welirang tidak turun hujan sehingga kebakaran hutan belum sepenuhnya tertangani dan terus meluas. Hal ini disampaikan gubernur saat meninjau kebakaran hutan di Posko BNPB Kaliandra Prigen Pasuruan, Sabtu (2/9/2023).
Upaya pemadaman selain dilakukan melalui darat, juga dilakukan melalui udara waterbooming menggunakan heli milik BNPB. Untuk pemadaman melalui darat, petugas gabungan dibantu masyarakat sekitar hutan dan relawan melakukan penyekatan pergeraan api dengan cara membersihkan ranting kering yang berpotensi terbakar sehingga api tidak menjalar.
"Upaya kita sudah maksimal, darat dan udara, namun cuaca cukup panas dan angin kencang menyebabkan api terus melebar," kata Khofifah seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mustaghfirin, Senin (4/9).
Gubernur mengingatkan kepada pemburu liar agar menghentikan tindakanya karena merugikan semua pihak. Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat kawasan hutan dan relawan yang turut membantu pemadaman.
"Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama masyarakat yang membantu melakukan pemadaman," imbuh Khofifah.
Hingga hari ini, api telah membakar 1200 hektar lahan dikawasan Taman Hutan Raya. Jumlah tersebut meliputi Desa Toyomarto kecamatan Singosari Malang, Desa Wonorejo kecamatan Lawang Malang, Desa Tambaksari kecatam Purwodadi, kelurahan Ledug dan kelurahan Pecalukan kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.