Polisi selidiki kasus penganiayaan sebabkan 1 orang meninggal dunia di Koja, Jakut
Elshinta.com, Anggota Kepolisian Resort Jakarta Utara dibantu anggota Poksek Koja menyelidiki dan menyidik lokasi peristiwa penganiayaan terhadap 2 pemuda yang menjadi korban hingga meninggal dunia dan luka, Rabu (6/9) sekitar pk 04.06 WIB di Jl Langsat Rt 11 Rw 16, Lagoa, Kec. Koja, Jakarta Utara.
.jpg)
Elshinta.com - Anggota Kepolisian Resort Jakarta Utara dibantu anggota Poksek Koja menyelidiki dan menyidik lokasi peristiwa penganiayaan terhadap 2 pemuda yang menjadi korban hingga meninggal dunia dan luka, Rabu (6/9) sekitar pk 04.06 WIB di Jl Langsat Rt 11 Rw 16, Lagoa, Kec. Koja, Jakarta Utara.
Anggota Unit Reskrim pimpinan Kasat Akbp Iver Son Manosoh didampingi Kapolsek Koja Kompol M Syahroni, memeriksa warung Kopi tempat terjadinya peritiwa penganiayaan terhadap 2 pemuda yang sedang minum kopi.
Dari informasi yang diperoleh Reporter Elshinta, ME Sudiono, peritiwa bermula saat pengendara sepeda motor berboncengan 3 orang tidak senang ditegur 2 korban yang berada di warung kopi, lantarn suara sepeda motornya dianggap terlalu bising hingga mengganggu warga yang sedang beristirahat tidur di wilayah itu.
Pembonceng sepeda motor itu pun turun dan mengeluarkan senjata tajam langsung menusuk korban dengan pisau jenis badik, sementara pelaku lainnya memukul korban menggunakan botol kosong hingga kedua pemuda itu sempat lari meminta pertolongan karena mengalami luka, namun tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat.
"Terjadi kekerasan dan penganiayaan, pelaku menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan 1 korban meninggal dunia dan 1 korban luka," kata AKBP Iver Son Manossoh di lokasi kejadian
"Anggota Polisi telah mengidentifikasi pelaku, 2 orang sudah diamankan, 1 lagi masih dalam pengejaran," tegas perwira menengah Polisi berpangkat Melati 2 itu.
Informasi warga setempat di TKP (tempat Kejadian Perkara), masih dibutuhkan untuk mengungkap kronologi peristiwanya, diantaranya seorang pekerja di warung kopi tersebut.
Namun untuk sementara ini korban diduga luka akibat kekerasan senjata tajam.