Sekolah terendam banjir Aceh Utara, sekolah terpaksa diliburkan
Elshinta.com, Banjir yang merendam 8 Kecamatan wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, turut melumpuhkan sarana pembelajaran. Sebanyak 5 Sekolah Dasar dan 3 Sekolah Menengah Pertama diliburkan dari sistem belajar tatap muka.

Elshinta.com - Banjir yang merendam 8 Kecamatan wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, turut melumpuhkan sarana pembelajaran. Sebanyak 5 Sekolah Dasar dan 3 Sekolah Menengah Pertama diliburkan dari sistem belajar tatap muka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Jamaluddin melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Herman menjelaskan bagi sekolah yang terdampak banjir, pihak terpaksa meliburkan selama banjir masih merendam sekolah.
"Sementara kita mintakan siswa belajar di rumah, sambil menunggu air surut," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Rabu (6/9).
Herman menambahkan proses pembelajaran di sekolah terpaksa diliburkan sementara waktu hingga air yang merendam gedung pendidikan tersebut surut kembali.
"Jumlah Siswa yang terdampak banjir secara keseluruhan sebanyak 1.400 siswa. Dewan guru berjumlah 135 0rang, untuk ruang kelas sekolah yang terimbas banjir sebanyak 60 sedangkan ruang lain sebanyak 23 ruang," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir masih berdampak pada 8 kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Pirak Timu, Kecamatan Matangkuli, Kecamatan Cot Girek, Kecamatan Lhoksukon, Kecamatan Tanah Luas, Kecamatan Samudera,Lhoksukon dan kecamatan Nibong.
Secara keseluruhan, korban banjir ratusan desa dari 8 kecamatan, 1.672 jiwa atau 528 kepala keluarga terpaksa diungsikan.