Top
Begin typing your search above and press return to search.

Cagar Budaya RPH Ciroyom terimbas proyek flyover Ciroyom Bandung

Ketua Bandung Heritage, Aji Bimarsono menyesalkan bangunan cagar budaya Rumah Potong Hewah (RPH) Ciroyom Kota Bandung, Jawa Barat, yang terkena imbas dari proyek pembangunan jembatan layang (flyover) Ciroyom. 

Cagar Budaya RPH Ciroyom terimbas proyek flyover Ciroyom Bandung
X
Sumber foto: Titik Mulyana/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Bandung Heritage, Aji Bimarsono menyesalkan bangunan cagar budaya Rumah Potong Hewah (RPH) Ciroyom Kota Bandung, Jawa Barat, yang terkena imbas dari proyek pembangunan jembatan layang (flyover) Ciroyom.

"Kami kaget karena tiba-tiba ada rencana pembangunan flyover dari arah Jalan Ciroyom nyebrang ke arah Jalan Arjuna yang berimbas terpotongnya bagian depan RPH Ciroyom," kata Aji di Jalan Braga Bandung seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Kamis (7/9).

Menurutnya, seharusnya ada transparansi dari pemerintah akan proyek strategis nasional seperti kereta cepat Jakarta Bandung yang belakangan baru diketahui memerlukan kereta feeder karena kereta cepat berhenti di Stasiun Padalarang. Guna mendukung kereta feeder ini maka salah satunya dibuat flyover Ciroyom.

"Jika ada proyek strategis apalagi yang bersifat nasional kan harusnya didiskusikan terlebih dahulu untuk mendapatkan solusi terbaik. Meski ini adalah pembangunan strategis, tapi di Kota Bandung juga ada yang strategis yakni kelestarian cagar budaya. Jadi jangan sampai mengorbankan atas nama pembangunan program strategis pusat (nasional) atau daerah," tandas Aji.

Aji menuturkan jika berbicara mengenai bangunan cagar budaya, tidak hanya melihat dari fisik bangunannya saja. Akan tetapi lengkap dengan lingkungan pendukung yang ada sekitarnya.

"Seperti RPH Ciroyom ini dibangun oleh pemerintah Belanda berdekatan dengan jalan kereta dan lapangan terbang. Hal ini tentu ada tujuannya, contohnya untuk memudahkan pengiriman dan pendistribusian hewan ternak," ujarnya.

Aji menambahkan pihaknya mendesak pemerintah untuk meninjau kembali proyek dari flyover Ciroyom ini, termasuk perizinannya. Karena hingga saat ini tim ahli cagar budaya (TACB) belum memberikan rekomendasi sehingga (seharusnya) izin membangun atau persetujuan bangunan gedung. Bandung Heritage juga akan mengkaji apakah akan menggugat secara hukum atas pembangunan kereta cepat.

"Kami akan membahas apakah perlu menggugat secara hukum atas terdampaknya RPH yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya kelas A tersebut," ungkap Aji.

Bandung Heritage juga akan mengajak pihak pihak lain untuk bersama sama mempertahankan RPH tersebut.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire