Kamis, 25 Mei 2017

Ragam jenis toilet kucing, cek di sini!

Sabtu, 31 Oktober 2015 05:41

artikel jitunews artikel jitunews
Ayo berbagi!

Kucing adalah salah satu hewan mamalia berkaki empat yang lucu dan paling banyak bisa dijumpai di sekitar kita. Faktanya, kucing juga tergolong hewan yang mampu menjaga kebersihan. 

Nah cat lovers, dalam memelihara kucing, sebaiknya Anda sediakan wadah berbentuk kotak yang berisi pasir kasar sebagai toiletnya. Tujuannya untuk membiasakan kucing membuang feses dan urine di tempatnya. Dengan begitu, kandang tetap bersih dan kucing pun sehat.

Disadur dari Buku Panduan Lengkap Kucing, ada beberapa jenis toilet khusus untuk kucing, apa saja? Yuk, simak paparannya di bawah ini!

Litter tray. Biasanya litter tray terbuat dari plastik. Tinggi tempatnya 8-10 cm dengan ukuran panjang 25-30 cm, dan lebar 15-20 cm. Sebelum Anda menggunakan litter tray ini, lapisi tray dengan plastik terlebih dahulu sebelum memasukkan litter. Tujuannya agar tray tidak kotor dan bercampur dengan kotoran. Untuk kitten, ukuran tray lebih kecil agar mudah dijangkau. Tray bersifat terbuka atasnya, meskipun beberapa kucing ada yang suka tertutup karena alasan privasi. Untuk membersihkan litter tray, rendam dengan disinfektan agar kuman mati.

Litter. Jika pertama kali membeli litter, pastikan sudah mengetahui jenis litter yang paling tepat untuk digunakan. Jika sudah menemukan litter yang tepat, usahakan untuk tidak mengganti litter dengan jenis lain. Ini akan membantu kucing memahami bahwa litter itu memang untuknya. Terutama kitten, biasanya belum mudah mengingat sehingga jika mengganti dengan litter jenis berbeda dari sebelumnya, kitten tidak mau menggunakan litter tersebut.

Litter scooper. Beberapa litter ada yang membentuk gumpalan dan ada juga yang menyerap. Kotoran dan urine akan menempel di litter sehingga untuk mengangkatnya, diperlukan litter scooper. Biasanya terbuat dari plastik. Dengan litter scooper, proses membersihkan menjadi lebih mudah dan cepat. Tray pun menjadi lebih bersih.

Meskipun litter selalu dibersihkan dan kotorannya diangkat, penggantian litter secara reguler, seminggu sekali atau dua minggu sekali untuk clumping litter, tetap dilakukan. Jika sudah penuh atau kucing merasa litter sudah terlalu kotor, pastikan menyiapkan pot yang berisi tanah tanpa tanaman untuk bisa dipakai kucing.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar