Asap karhutla Gunung Arjuna masih terlihat, water bombing berlanjut
Meski tidak lagi terlihat api di kawasan Funung Arjuna, Ringgit dan Welirang, pesawat helli masih disiagakan di Posko Darurat Kaliandra Prigen, Rabu (13/9).

Elshinta.com - Meski tidak lagi terlihat api di kawasan Funung Arjuna, Ringgit dan Welirang, pesawat helli masih disiagakan di Posko Darurat Kaliandra Prigen, Rabu (13/9).
Kasi kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Heru Wibowo menjelaskan, saat ini fokus kepada pembasahan lahan dengan menggunakan jalur udara. Selanjutnya petugas gabungan akan menyusuri mengggunakan jalur darat guna memastikan kondisi lahan.
"Cuaca panas dan angin kencang menjadi perhatian khusus, meski sudah aman dari api, faktor cuaca ini rawan munculnya api," kata Heru seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mustaghfirin.
Aktifitas helikopter Puma di Gunung Arjuna, Ringgit dan Welirang mulai dikurangi dan digeser ke Gunung Bromo. Sehingga pembasahan di kawasan Raden Soeryo dimaksimalkan menggunakan helikopter PK-DAP series A/AS350 7B3e dengan kapasitas angkut air 1000 liter yang telah beroperasi sejak awal.
"Kita maksimalkan satu helli untuk pembasahan karena yang Super Puma kita fokuskan di Bromo" lanjut Heru.
Untuk jalur darat dilaporkan masih berlangsung hingga hari ini, Rabu (13/9). Namun dilakukan melalui jalur Pacet. Untuk jalur Pasuruan dan Malang dilaporkan masih nihil.