Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pertamina gelar simulasi penanggulangan keracunan makanan dan kebakaran di Biak dan Maluku

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Fuel Terminal Biak dan Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku di Jayapura, Rabu (13/9).

Pertamina gelar simulasi penanggulangan keracunan makanan dan kebakaran di Biak dan Maluku
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Fuel Terminal Biak dan Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku di Jayapura, Rabu (13/9).

Simulasi yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan awareness atas aspek keselamatan dan antisipasi penanggulangan keadaan darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dikemas dalam simulasi Organisasi Keadaan Darurat (OKD), yang merupakan salah satu cara untuk menguji kehandalan sistem penanggulangan keadaan darurat di lingkungan Pertamina serta memberi bekal kesiapsiagaan kepada para pekerja dan mitra kerja, khususnya di lingkungan wilayah kerja Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku.

Pjs. Esekutif General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Drestanto Nandiwardhana mengatakan, simulasi Keadaan Darurat yang dilaksanakan berawal dari saat dilakukan penerimaan BBM dari Kapal MT Griya ke Tangki 10, terjadi tumpahan BBM di Tangki 10 yang berasal dari Free Vent. Dikarenakan adanya percikan api dari rumah warga dibelakang pagar menyebabkan terjadi kebakaran yang disebakan adanya akumulasi uap BBM yang tumpah di Tangki 10 dan merambat ke Tangki 6.

Kemudian tim OKD dengan sigap membuka Puskodal FT Biak dan Puskodal Regional Papua Maluku guna memantau segala proses mitigasi dan pemantauan keadaan darurat. “Segenap tim yang terdiri dari tim gabungan berupaya menanggulangi kebakaran menggunakan Foam Chamber Dan Water Springkle Tangki, dan juga menggunakan Fire Brigade dan adanya bantuan dari Damkar kota Biak karena adanya kobaran api di rumah warga di belakang FT Biak. Bahkan, tim dari Basarnas turut membantu melakukan evakuasi warga sekitar lokasi kebakaran ke tempat yang lebih aman,”kata Drestanto Nandiwardhana.

Dikatakan dia, dalam simulasi itu, pada pukul 10.35 WIT, kebakaran berhasil dipadamkan dan keadaan sudah kembali normal. Sehingga situasi di FT Biak pasca kejadian darurat serta kebakaran telah ditanggulangi, kemudian FT Biak menjamin pelayanan dan kegiatan operasional penyaluran dan penerimaan BBM tidak terganggu dan dapat berjalan dengan lancar. Sementara itu, terdapat 2 orang korban dengan cidera patah tangan dan kaki yang langsung ditangani dan dievakuasi menuju RS Angkatan Laut.

Tak lama berselang, simulasi selanjutnya dimulai dengan adanya ancaman Bom dan penyanderaan Pekerja Biak oleh pihak penyusup yang berbaur dengan warga. Pihak Pertamina berkoordinasi dengan Kapolsek dan Gegana untuk bantuan support penanganan tersebut. Satuan Brimob melakukan penyelamatan sandera dan berhasil menemukan benda yang diduga bom dan dibawa ke area aman untuk dimusnahkan. Tim Brimob memastikan seluruh area Gedung Fuel Terminal Biak sudah aman dari ancaman bom.

Di tempat berbeda, skema simulasi OKD yang dilakukan bermula dari diadakan agenda Rapat Tim Management di Ruang Rapat Kantor Unit Regional Papua Maluku, dan terdapat salah satu konsumsi snack/makanan ringan yang diduga terdapat bahan baku yang sudah kadaluwarsa. Tidak lama berselang terdapat salah satu pekerja yang mengalami keracunan karena telah mengonsumsi snack tersebut. Langkah yang diambil selanjutnya, segenap tim yang terdiri dari tim gabungan berupaya menangani korban agar mendapat perawatan intensif dan pada pukul 09.30 WIT, bantuan dari Rumah Sakit Provita tiba di Kantor Unit Regional Papua Maluku untuk memberikan perawatan insentif kepada korban dan memastikan pekerja yang mengalami keracunan sudah ditangani dengan baik oleh tim medical region dan bantuan dari Rumah Sakit Provita.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan, simulasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi keadaan darurat khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku sebagai wujud untuk mendukung komitmen zero fatality dan antisipasi dalam mencegah serta menanggulangi kejadian yang tidak terduga di wilayah operasi.

“Melalui simulasi OKD yang dijalankan saat ini, tentu Pertamina menjamin bahwa segala resiko yang dimungkinkan terjadi secara nyata dapat dikendalikan dengan baik dan ini merupakan wujud nyata mendukung komitmen zero fatality dan kesiapsiagaan dalam menangani situasi darurat,” terang Edi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.

Dalam melaksanakan simulasi OKD, berbagai skenario dijalankan dengan melihat situasi-situasi nyata yang mungkin terjadi.

“Dari berbagai skenario yang dijalankan tentunya dengan melihat kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi pada kondisi dan situasi nyata," tandas Edi.

Lanjutnya, simulasi OKD juga bertujuan untuk meminimalisir dampak kerugian materi dan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat saat akan melaksanakan pelayanaan dan operasional penyaluran BBM ke masyarakat Papua-Maluku.

“Ini salah satu usaha kami minimalisir kerugian materi, dan juga bentuk siaga dari kami dalam menghadapi keadaan darurat dalam melayani penyaluran BBM ke masyarakat Papua Maluku,” pungkas Edi.

Seperti diketahui, Pertamina merupakan salah satu perusahaan yang memiliki tingkat resiko operasi yang tinggi, maka aspek keselamatan dan keamanan kerja menjadi prioritas utama untuk mewujudkan operational excellence.

Dalam simulasi penanggulangan keadaan darurat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkoordinasi dengan pihak eksternal untuk membantu tim penanggulangan keadaan darurat yaitu melibatkan TNI/Polri, Tim Damkar, Basaranas, BPBD, Rumah Sakit Angkatan Laut dan Rumah Sakit Provita. Dan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire