Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemkot Salatiga tidak akan menggelar operasi pasar beras

Pemkot Salatiga, Jawa Tengah melalui Dinas Perdagangan Kota Salatiga memastikan tidak akan menggelar operasi pasar beras mengingat harga beras di Salatiga tidak terlalu tinggi di kisaran Rp13.500, per kilogram dan stok beras tersedia tidak terjadi kelangkaan beras.

Pemkot Salatiga tidak akan menggelar operasi pasar beras
X
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemkot Salatiga, Jawa Tengah melalui Dinas Perdagangan Kota Salatiga memastikan tidak akan menggelar operasi pasar beras mengingat harga beras di Salatiga tidak terlalu tinggi di kisaran Rp13.500, per kilogram dan stok beras tersedia tidak terjadi kelangkaan beras.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan, operasi pasar diperlukan jika harga tinggi sudah tidak terkendali lagi, sedangkan harga beras di Salatiga cenderung masih lebih murah dibanding daerah lain yang saat ini bisa mencapai Rp 15.000, per kilogram.

"Selain itu beras masih cukup tersedia di pasaran tidak tidak terjadi kelangkaan beras," jelasnya, Rabu (20/9).

Harga beras di Salatiga saat ini untuk kualitas beras medium menyentuh Rp 13.500 per kilogram sedangkan beras kualitas premium di kisaran Rp 16.000, per kilogram. Aji Juga menambahkan, meski harga beras merangkak naik namun pihaknya belum menerima keluhan dari masyarakat terkait kenaikan harga beras di pasaran saat ini.

"Belum ada keluhan yang masuk terkait kenaikan harga beras saat ini," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto.

Sementara itu Rusti pedagang beras di Pasar Blauran, Salatiga mengaku meski harga beras naik namun permintaan beras tetap stabil.

"Permintaan beras tetap stabil tidak terpengaruh kenakan harga beras di pasaran," ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire