Top
Begin typing your search above and press return to search.

40 pelaku usaha wisata Boyolali ikuti pelatihan pengelolaan destinasi wisata

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata  Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi wisata. Kegiatan ini diselenggarakan di Bungalow lereng Gunung Merapi, Kecamatan Selo, Senin (25/9) dengan peserta sebanyak 40 orang.

40 pelaku usaha wisata Boyolali ikuti pelatihan pengelolaan destinasi wisata
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi wisata. Kegiatan ini diselenggarakan di Bungalow lereng Gunung Merapi, Kecamatan Selo, Senin (25/9) dengan peserta sebanyak 40 orang.

Kepala Disporapar Kabupaten Boyolali Budi Prasetyaningsih mengatakan, sebanyak 40 orang pengelola desa wisata, ikuti pelatihan selama tiga hari yakni Senin hingga Rabu (25-27/09/2023). Satu hari berupa materi teori yang dilakukan di Bungalow, dan dua hari dilaksanakan kegiatan orientasi lapangan (OL) di objek wisata Dieng JawaTengah.

“Jadi untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masing masing destinasi pariwisata di Kabupaten Boyolali dalam mengelola objek wisata dan destinasi pariwisata sehingga menjadi lebih baik." Kata Budi Prasetyaningsih.

Selain itu, pelatihan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar destinasi wisata.

“Kemudian untuk meningkatkan perekonomian tentunya pada akhirnya karena itu hubungannya dengan bisnis. Jadi agar masing masing peserta destinasi wisata paham bagaimana tata kelola, kemudian bagaimana cara untuk memasarkan dan lain sebagainya,” kata Budi,seperti di laporkan kontributor Elshinta Sarwoto.

Salah satu peserta pelatihan, Tutik Hariani mengatakan, senang bisa mengikuti pelatihan tersebut. Menurut pengelola wisata sejarah Pracimoharjo, Desa Paras, Kecamatan Cepogo ini melalui pelatihan tersebut, dia bisa memahami cara pemasaran destinasi wisata miliknya.

“Sangat bagus. Jadi dengan adanya materi yang diberikan membuat kita menjadi paham harus bagaimana melakukan pemasaran destinasi yang kita punya,” pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire