Top
Begin typing your search above and press return to search.

Angin Kumbang masih berkecamuk di Majalengka, ini kata BMKG Kertajati 

Angin kencang dengan kecepatan tinggi yang melanda Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sejak Agustus 2023 lalu hingga September 2023 ini masih dirasakan warga Majalengka, Jawa Barat. 

Angin Kumbang masih berkecamuk di Majalengka, ini kata BMKG Kertajati 
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Angin kencang dengan kecepatan tinggi yang melanda Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sejak Agustus 2023 lalu hingga September 2023 ini masih dirasakan warga Majalengka, Jawa Barat.

Angin berkecepatan tinggi yang sering disebut Angin Kumbang ini, juga jadi pemicu kebakaran lahan yang melanda beberapa wilayah di Majalengka cepat meluas dan petugas pemadam harus berjibaku dalam waktu lama untuk memadamkan api yang berkecamuk.

Menanggapi kecepatan angin yang terjadi di Kabupaten Majalengka pada Akhir September 2023 ini, Plt. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati-Majalengka, Ahmad Faa Izyin, memberikan analisis bahwa penyebab meningkatnya kecepatan angin yang terjadi di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan selama beberapa hari ini disebabkan adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan.

"Ini disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di wilayah selatan dan utara ekuator Indonesia pada periode musim kemarau serta faktor Lokal seperti Gunung Ciremai yang menimbulkan adanya Angin Kumbang," kata Plt. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati-Majalengka, Ahmad Faa Izyin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Senin (26/9).

Menurutnya, semua faktor tersebut berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan).

Berdasarkan hasil pengamatan dari BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati (Pos Pengamatan Meteorologi Penggung Cirebon), kata dia bahwa sejak hari jumat (22/9/2023) arah angin umumnya dari Selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 30 Knot atau 56 km/Jam.

"Kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, diprakirakan masih akan berlangsung hingga hari ini. Dan masih perlu diwaspadai adanya angin kencang akibat adanya angin kumbang selama periode musim kemarau (hingga Bulan Oktober)," ungkapnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap dampak yang bisa ditimbulkan seperti angin kencang, pohon tumbang, baliho roboh, kebakaran hutan dan lahan serta gelombang laut tinggi di perairan Jawa Barat bagian Utara.

Sumber : Sumber Lain

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire