Top
Begin typing your search above and press return to search.

Korban perundungan siswa SMP 2 Cimanggu dirujuk ke RS Margono

Korban perundungan, siswa SMP 2 Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah berupa pukulan ke arah wajah dan kepala serta tendangan dan injakan ke arah tubuh dan kepala pada Jumat siang (29/9) dirujuk untuk dirawat di RS Margono di Purwokerto. Perundungan itu terjadi pada Selasa lalu (26/9). Korban berinisia FF berusia 13 tahun.

Korban perundungan siswa SMP 2 Cimanggu dirujuk ke RS Margono
X
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Korban perundungan, siswa SMP 2 Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah berupa pukulan ke arah wajah dan kepala serta tendangan dan injakan ke arah tubuh dan kepala pada Jumat siang (29/9) dirujuk untuk dirawat di RS Margono di Purwokerto. Perundungan itu terjadi pada Selasa lalu (26/9). Korban berinisia FF berusia 13 tahun.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto menjelaskan, Polri memberikan bantuan pembiayaan pengobatan dan perawatan korban, Untuk meringankan beban keluarga korban bullying FF.

“Saat ini FF yang menjadi korban perundungan dirujuk di RS di Purwokerto untuk menjalani perawatan insentif. Semoga dia cepat sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” kata Fannky seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Jumat (29/9).

Polresta Cilacap terus melakukan pengembangan kasus tersebut di lingkungan SMP 2 Cimanggu Cilacap. Polresta Cilacap membuka "Layanan Hotline terkait kasus perundungan anak-anak di Cilacap".

“Silahan anak-anak yang menjadi korban bullying maupun orang tuanya melaporkan kepada Polresta Cilacap dengan contact person 081227575594,” ujarnya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menjelaskan Polri berkomitmen terhadap kasus dengan korban perempuan dan anak-anak. Dalam kasus perundungan di wilayah Cilacap pihaknya berkomitmen kasus ini diselesaikan melalui proses hukum.

"Pelaku diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Bayu.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para orangtua untuk lebih menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang merusak maupun ikut-ikutan aksi yang dapat merugikan apalagi sampai menimbulkan korban.

“Mari bersama kita jaga generasi penerus bangsa dengan memberikan perhatian yang lebih dan pengawasan bersama untuk mencegah aksi perundungan karena dampaknya tidak hanya secara fisik namun dapat menggangu kesehatan mental korbannya,” ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire