Top
Begin typing your search above and press return to search.

Masyarakat Kampung Abar gelar festival makan papeda dalam gerabah

Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura menggelar Festival Helay Mbay Hote Mbay  (Makan Papeda Dalam Gerabah atau sempe). 

Masyarakat Kampung Abar gelar festival makan papeda dalam gerabah
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura menggelar Festival Helay Mbay Hote Mbay (Makan Papeda Dalam Gerabah atau sempe).

Festival Helay Mbay Hote Mbay atau Satu Sempe Satu Piring Ikan ke-4 ini akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 28-30 September 2023 di Danau Sentani Kampung Abar. Kegiatan festival ini, dibuka langsung oleh Sekda Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi.

Pencetus Helay Mbay Hote Mbay, Naftali Felle menyampaikan, pesta budaya makan Papeda di sempe salah kegiatan yang dimiliki Kampung Abar sejak tahun 2017.

“Dari 139 kampung dan 5 kelurahan di Kabupaten Jayapura bahan baku dan pembuatan geraba hanya ada di Kampung Abar. Dengan memiliki geraba Kampung Abar ditetapkan jadi destinasi pariwisata di kabupaten ini,” kata Naftali Felle seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Jumat (29/9).

Ia mengatakan, melalui pesta budaya ini, telah menunjukkan kepada generasi muda bahwa makan Papeda yang sebenarnya menurut adat Sentani, khususnya makan Papeda yang bukan bokor tetapi makan Papeda di sampe, namun karena ada intervensi benda-benda buatan pabrik sehingga diganti sampe ini diganti dengan alat makan moderen.

Lanjut Naftali Felle, pada kegiatan ini juga membangkitkan pengrajin tradisional ibu-ibu Kampung Abar. “Ibu-ibu pengrajin bisa menjual kerajinan tanganya pada Festival Helay Mbay Hote Mbay kepada masyarakat yang datang berkunjung, dan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan Festival Helay Mbay Hote Mbay setiap tahun akan terus dilaksanakan di Kampung Abar guna mempertahankan budaya masyarakat di kampung.

Sementara itu Sekda Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Abar yang telah berinisiatif melakukan festival makan Papeda di dalam sempe dengan menggunakan bahan potensi yang ada di kampung tersebut.

Sempe merupakan alat tradisional yang terbuat dari tanah liat dan hanya ada di Kampung Abar yang telah dilakukan turun temurun oleh para leluhur, dan kemudian dilanjutkan generasi penerus.

“Potensi ini merupakan kebesaran Ondoafi ditempat ini yang terus diajarkan turun temurun makan Papeda dalam sempe, dan ikan yang di masak di belanga batu,” kata Sekda Hana Hikoyabi.

Sekda mengaku makan Papeda dalam bokor rasanya berbeda dengan makan Papeda di dalam sempe dan rasa yang berbeda ini yang ditunjukkan kepada publik agar tetap dipertahankan oleh masyarakat dengan alat makan tradisional.

Di tempat yang sama Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, mengatakan pesta atau festival makan Papeda di sempe ini merupakan murni agenda dari masyarakat, yang pada saat ini diselenggarakan untuk ke-4 kalinya.

“Sebelumnya tidak terlaksana, karena adanya pandemi Covid-19. Tentunya, kami dari Polres Jayapura selalu mensupport dan juga mendukung semua agenda masyarakat yang positif dan ini merupakan salah satunya. Artinya, bagaimana kita semua berkampanye agar kembali ke kampung untuk membangun kampung," ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, potensi kampung itu ada untuk bisa menghidupkan masyarakat yang lain di kampung masing - masing.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire