Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kemarau, berkah bagi perajin genteng di Boyolali 

Di tengah musim kemarau yang kini tengah berlangsung ternyata membawa berkah bagi perajin genteng di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pasalnya, musim kemarau ini membuat perajin dipermudah dalam proses pengeringan genteng yang masih mengandalkan paparan sinar matahari.

Kemarau, berkah bagi perajin genteng di Boyolali 
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Di tengah musim kemarau yang kini tengah berlangsung ternyata membawa berkah bagi perajin genteng di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pasalnya, musim kemarau ini membuat perajin dipermudah dalam proses pengeringan genteng yang masih mengandalkan paparan sinar matahari.

Salah satu perajin genteng, Marjo (58) asal Dukuh Karangkepoh, Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, menjelaskan, musim kemarau mempercepat proses pengeringan genteng dua kali lipat dibandingkan saat musim penghujan.

"Kemarau ini lumayan cepat, dua hari kering. Kalau penghujan bisa lima sampai enam hari. Musim kemarau ini diuntungkan," ujar Marjo saat ditemui di tempat pembuatan genteng, Selasa (3/10).

Dukuh Karangkepoh Desa Banaran, merupakan salah satu sentra kerajinan genteng dan batu bata di Boyolali. Marjo adalah satu dari sekian perajin yang masih menekuni usaha turun temurun tersebut.

"Cuma berdua (sama istri). Produksi genteng semampunya. Pada saat kemarau ini rata-rata sekitar 300 - 400 biji per hari. Kalau musim penghujan 200 - 250 biji per hari," kata Marjo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.

Marjo menjelaskan, pada musim kemarau, proses produksi genteng dari awal hingga jadi dan siap jual membutuhkan waktu sekitar 20 hari. Untuk harga Rp1.100 - Rp1.150 per biji. Pangsa pasar di sekitar Boyolali.

"Bahan baku tanah liat dari wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Harga Rp600.000 per rit. Sebulan ambil empat kali," imbuhnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire