Gabungan TNI-Polri evakuasi lima jenazah KKB yang ditembak di Pegunungan Bintang
Aparat gabungan TNI, Polri melakukan evakuasi terhdap 5 orang jenazah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang meninggal dunia ditembak Satgas Damai Cartenz di Oksibil Pegunungan Bintang.

Elshinta.com - Aparat gabungan TNI, Polri melakukan evakuasi terhdap 5 orang jenazah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang meninggal dunia ditembak Satgas Damai Cartenz di Oksibil Pegunungan Bintang.
Ke lima jenazah di evakuasi dari Kampung Modusit, Distrik Serambakon Pegunungan Bintang. Hal itu sisampaikan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, Selasa (3/10).
Benny mengatakan kegiatan evakuasi tersebut dipimpin oleh Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Mohammad Dafi Bastomi, didampingi Dandim 1715 /Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo, dan personel gabungan TNI-Polri.
“Evakuasi kelima jenazah tersebut dilakukan pada Senin (2/10) sekitar pukul 20.30 WIT, melalui jalur darat,” kata Benny seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.
Ia menuturtkan, saat ini ke lima jenazah tersebut telah berada di RSUD Oksibil Pegunungan Bintang.
“TNI-Polri akan intens mengejar KKB yang selalu meresahkan masyarakat dan mengganggu situasi Kamtibmas juga akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKB yang seringkali melakukan aksi kekerasan,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, parat gabungan TNI- Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2023 melakukan penegakan hukum terhadap 5 orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan berhasil menyita 2 pucuk senjata api laras panjang dan 1 pucuk senjata api laras pendek serta ratusan butir amunisi di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang pada Sabtu (30/9) dini hari.