Cegah air keruh, PDAM Tirta Kerta Raharja lakukan filtrasi dan penambahan bahan kimia
Menurunnya air baku yang ada di Sungai Cisadane membuat kualitas air PDAM mengalami kekeruhan dan mengeluarkan bau.

Elshinta.com - Menurunnya air baku yang ada di Sungai Cisadane membuat kualitas air PDAM mengalami kekeruhan dan mengeluarkan bau. Menanggapi hal ini, PDAM Tirta Kerta Raharja terus berupaya dengan cara melakukan filtrasi dan juga menambahkan bahan kimia agar air menjadi bening dan tidak mengeluarkan bau.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Rabu (4/10).
Menurut Sofyan, air Sungai Cisadane saat ini dengan kondisi sangat keruh dan sulit untuk dilakukan pengolahan. Karena kondisinya air sungai yang berkurang akibat kemarau panjang.
"Namun beberapa hari ini, sempat ada curah hujan di Bogor, mempengaruhi agar produksi air baku menjadi sedikit lebih baik," ungkap Sofyan.
Selain itu, lanjut Sofyan, dalam mengatasi kekeringan akibat fenomena El Nino yang terjadi hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Tangerang, PDAM Tirta Kertaraharja melakukan suplai pemberian air bersih ke seluruh desa yang terdampak kekeringan yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Suplai air bersih ini menggunakan tangki air dan dalam satu hari PDAM Tirta Kertaraharja bisa memberikan air bersih kepada 10 sampai dengan 15 desa yang ada di Kabupaten Tangerang, salah satunya adalah di Desa Teluknaga yang memang saat ini mengalami kekeringan," ujarnya.