Top
Begin typing your search above and press return to search.

Belasan pasangan ikuti nikah massal di Desa Pagandon, ada yang lupa tidak bawa mahar

Ratusan warga Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat antusias menyaksikan belasan pasang calon pengantin (catin) yang akan megikuti nikah massal. 

Belasan pasangan ikuti nikah massal di Desa Pagandon, ada yang lupa tidak bawa mahar
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan warga Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat antusias menyaksikan belasan pasang calon pengantin (catin) yang akan megikuti nikah massal.

Pasangan calon pengantin yang datang beberapa pasang diantaranya ada yang mengenakan gaun pengantin putih, namun sebagian lagi cukup dengan mengenakan pakaian rapi dan sederhana.

Nampak, di hadapan 12 pasang pengantin dua meja dengan sejumlah kursi yang disiapkan untuk prosesi ijab kabul bagi pengantin, penghulu dan saksi, sehingga dalam prosesinya dilakukan dua pasang-dua pasang di meja yang berbeda.

Nikah massal yang digelar di halaman GOR Desa Pagandon tersebut sekaligus khitanan massal dan donor darah, yang merupakan rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemdes Pagandon.

Wajah-wajah bahagia nampak dari 12 pasang pengantin yang datang dari berbagai kecamatan dari pasangan muda, pasangan tua bahkan lansia. Semua keluarga mempelai yang hadir dan ratusan warga yang menyaksikan tampak turut haru dan bahagia menyaksikan pasangan pengantin yang telah melaksanakan ijab kabul.

"Alhamdulillah, acara berjalan lancar 12 pasangan pengantin telah secara sah menikah massal, yang datang dari berbagai kecamatan," kata Kepala Desa Pagandon, Nana Suharna, Jumat (6/10/2023).

Nana menyebut, pasangan pengantin yang menikah juga terdapat pasangan disabilitas tuna rungu yang antusias ikut nikah massal. Sementara kata dia, seluruh biaya administrasi 12 pasang pengantin yang menikah semua ditanggung Pemdes Pagandon.

"Semua calon pengantin yang datang dan ikut nikah massal gratis, bahkan tadi juga ada yang tidak membawa mahar, ya saya beri, turut membantu dalam kebaikan untuk mereka," kata Nana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah.

Sementara dalam acara nikah massal tersebut nampak pasangan pengantin muda yang keduanya masih lajang, meski tidak menggunakan gaun pengantin, mereka mengaku sangat bahagia didampingi orang tua masing-masing yang diketahui warga kecamatan Sumberjaya sementara calon pengantin pria asal Cirebon.

"Bahagia, deg degan juga. Saya memilih ikut nikah massal untuk mengirit biaya, jadi kita bisa nabung, tapi nanti akan ada syukuran di rumah," ungkap calon pengantin asal Sumberjaya Yeyen diamini calon suami Mulyana.

Pantauan Elshinta, usai 12 pasangan pengantin ijab kabul. Panitia dari Pemdes Pagandon masih memberi surprise yaitu dengan hiburan saweran, momen warga yang hadir bergembira berebut uang yang disebarkan panitia sebagai simbol kebahagiaan para pengantin yang sudah secara sah baik secara agama maupun negara sebagai pasangan suami istri.

Sementara sepanjang prosesi ijab kabul, banyak kejadian lucu yang membuat warga tertawa, pasalnya sejumlah pasangan nampak merupakan pasangan usia tua, karena gugup membuat mereka latah, namun semua mendapat pujian karena prosesi ijab kabul lancar.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire