Jembatan ambruk, satu unit mobil pickup hampir jatuh ke sungai
Sebuah Jembatan gantung di Gampong Alue Keujruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Senin (9/10) ambruk. Bahkan satu unit mobil pickup milik warga tersangkut di jembatan tersebut.

Elshinta.com - Sebuah Jembatan gantung di Gampong Alue Keujruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Senin (9/10) ambruk. Bahkan satu unit mobil pickup milik warga tersangkut di jembatan tersebut.
Sopir mobil Pickup, Miftahudin mengatakan dirinya di dalam mobil bersama dengan dua rekannya, di saat itu pihaknya mendengar bunyi retakan berasal dari bawah jembatan.
Saat itu juga pihaknya langsung meninggalkan kecepatan mobilnya dan ketika hampir berhasil melewati, tiba-tiba jembatan ambruk.
"Ketika kami turun dari mobil, kondisinya sudah miring sebelah kiri. Kami sangat takut, jika kami jatuh ke sungai bagaimana, tidak ada lagi nyawa kami," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Senin (9/10).
Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa. Mereka juga berharap agar jembatan tersebut agar dibuat dengan permanen dikarenakan jembatan itu akses masyarakat untuk melakukan aktivitas.
Sedangkan Geuchik Alue Keujruen, Afrizal mengatakan jembatan gantung ini menghubungkan lima kecamatan yakni Lhoksukon, Lapang, Tanah Jambo Aye, Baktya dan Tanah Luas.
Dia menambahkan jembatan dibangun pada tahun 2002 dan hingga saat ini, serta tidak pernah dilakukan perawatan. Dikarenakan sudah lama, maka kekuatan daya tahannya sudah berkurang dikarenakan setiap hari ada mobil yang lewat jembatan tersebut.
"Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah agar untuk dapat membangun jembatan permanen. Dikarenakan pentingnya sarana dan prasarana penghubung antar kecamatan," pungkasnya.