Pemkab Kudus serahkan bantuan untuk 287 anak yatim piatu
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendukung anak yatim piatu berupaya mewujudkan cita-citanya. Hal itu disampaikan Pj. Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, usai menyerahkan secara simbolis Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim Piatu (ATENSI YAPI) Kemensos di Pendapa Kabupaten Kudus.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendukung anak yatim piatu berupaya mewujudkan cita-citanya. Hal itu disampaikan Pj. Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, usai menyerahkan secara simbolis Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim Piatu (ATENSI YAPI) Kemensos di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (9/10).
"Anak-anak ini memiliki keinginan yang tinggi. Beberapa dari mereka menjawab cita-citanya, ada yang ingin menjadi dokter, guru, bahkan youtuber," kata Bergas seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.
Pj bupati pun meminta mereka untuk belajar dan berlatih agar impiannya tercapai.
Bantuan sosial YAPI di Kabupaten Kudus sebesar Rp 166,8 juta untuk 287 anak. Penerima Kecamatan Bae sebanyak 30 anak, Kecamatan Dawe sebanyak 43 anak, Kecamatan Gebog sebanyak 25 anak, Kecamatan Jati sebanyak 35 anak, Kecamatan Jekulo sebanyak 35 anak, Kecamatan Kaliwungu sebanyak 31 anak, Kecamatan Kota sebanyak 44 anak, Kecamatan Mejobo sebanyak 20 anak, dan Kecamatan Undaan sebanyak 15 anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus Agung Karyanto menjelaskan program Atensi berawal dari anak-anak yang terdampak pandemi, yakni anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Namun bantuan diperluas kepada anak berstatus YAPI meskipun orang tuanya meninggal bukan karena Covid.
"Awalnya memang untuk anak yang terdampak Covid-19. Tapi akhirnya penerima diperluas. Seluruh anak yatim piatu mendapatkan masing-masing 600 ribu tupiah," urainya.