Top
Begin typing your search above and press return to search.

Direktur IKAPI katakan Indonesia butuh pemimpin ahli strategi, bukan pencintraan

Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) Fauka Noor Farid, menyoroti perkembangan politik di Tanah Air jelang Pemilu 2024. 

Direktur IKAPI katakan Indonesia butuh pemimpin ahli strategi, bukan pencintraan
X
Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) Fauka Noor Farid, menyoroti perkembangan politik di Tanah Air jelang Pemilu 2024.

Menurut Noor, jika Indonesia ingin menjadi negara yang kuat dan dihargai bangsa lain, maka para pemilih harus cerdas dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024. Pasalnya, jika salah dalam memilih, Indonesia bakal mengalami kemunduran.

'"Sebentar lagi Indonesia akan dihadapkan dengan Pilpres 2024. Jika masyarakat Indonesia salah memilih maka kemungkinan yang terjadi kita mengalami kemunduran," ujar Noor, di Kantor IKAPi, Jakarta, Rabu (11/10).

Lebih lanjut Noor mengatakan, para pemilih juga harus mengetahui karakter sosok pemimpin yang cerdas dan ahli strategi baik dari politik, ekonomi, sosial hingga ahli militer.

'Jadi, yang dibutuhkan bangsa ini bukan calon pemimpin yang pencitraan, tapi ahli strategi dalam semua aspek, baik ekonomi maupun militer," jelas Noor seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Kamis (12/10).

Lebih jauh Noor mengatakan, strategi ekonomi dan strategi militer sangat diperlukan bangsa Indonesia untuk menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

'Untuk menjadi negara berkembang dan memiliki potensi, kita butuh pemimpin yang memahami strategi ekonomi yang baik dan strategi militer," terangnya.

Noor juga mengingatkan, saat ini Indonesia merupakan negara yang disegani bangsa Asia Tenggara karena kekuatan prajurit militernya berada di urutan teratas meski anggaran alutsista yang belum memadai

'Saat ini militer kita terkuat di Asia Tenggara, lho. Meski anggaran alutsista kita masih di bawah Singapura,' ' jelas Noor, yang juga Pakar Intelijen.

Tak hanya itu, lanjut Noor, masyarakat juga harus mencari sosok pemimpin yang bisa memajukan UMKM baik mikro maupun makro serta melindungi pada petani.

Selain itu, lanjutnya, pemimpin harus bisa menjaga ketahanan pangan, terlebih Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar.

"Karena kekuatan potensi pangan akan mempermudah kita dalam berbicara luas di bidang ekonomi internasional," pungkasnya

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire