Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ratusan murid, guru dan orang tua SD Muhamadiyah Boyolali gelar doa bersama untuk Palestina 

Sedikitnya delapan ratusan siswa dan guru serta orang tua murid dari Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Program Khusus (MPK) Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar doa bersama untuk rakyat Palestina. Acara digelar di halaman masjid SD setempat.  

Ratusan murid, guru dan orang tua SD Muhamadiyah Boyolali gelar doa bersama untuk Palestina 
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Sedikitnya delapan ratusan siswa dan guru serta orang tua murid dari Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Program Khusus (MPK) Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar doa bersama untuk rakyat Palestina. Acara digelar di halaman masjid SD setempat.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono Pujiono mengatakan, para siswa selain menggelar doa bersama untuk rakyat di Palestina, juga melaksanakan salat gaib.

“Kami ikut prihatin terhadap warga di Palestina yang sampai saat ini masih berperang untuk merdeka. Kami bersama para siswa, guru juga wali murid yang hadir disini berdoa bersama untuk saudara kita di Palestina,” kata Pujiono kepada wartawan, Selasa (17/10).

Pujiono mengatakan, dalam kondisi berperang semoga rakyat di Palestina diberikan ketabahan dan diberikan kemerdekaan.

“Kami bersama sama berdoa untuk rakyat di sana, semoga tabah dan diberikan kemerdekaannya,” ujar Pujiono seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.

Selain menggelar doa dan salat gaib, SD Muhamadiyah juga melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tausyiah mendatangkan Syekh Mahmud Muhammad Jaber Abdelal dari Palestina.

“Tadi ada sekidit ceramah dari Syekh asal Palestin para siswa dan wali murid terlihat antusias mendegarkanya. Maulid Nabi ini mengambil tema cinta Alquran,” jelasnya.

Ia berharap, doa bersama untuk Palestina ini dapat mengetuk pintu langit dapat memberikan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

“Semoga doa bersama ini dapat mengetuk pintu langit, yang pada akhirnya dapat memberikan kemerdekaan Palestina. Jadi sesama muslim adalah saudara, sudah sepantasnya kalau kita secara bersama sama mendoakan saudara kita di Palestina,” tukasnya.

Salah satu siswa, Muhammad Hafid mengatakan, sebelum melaksanakan pengajian, terlebih dahulu mengikuti doa bersama untuk mendoakan rakyat Palestina yang saat ini sedang menghadapi perang.

“Kami bersama teman teman mendoakan saudara kita yang berada di Palestina yang saat ini sedang berperang. Kami doa bersama juga salat gaib,” terangnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire