Gudang alat berat di Pegangsaan, Kelapa Gading ludes dilalap api
Gudang yang berada di dalam area tempat alat berat berupa crane dan lainnya, diduga terbakar akibat seseorang telah membuang puntung rokok sembarangan hingga mengenai serbuk kayu dan merambat ke tumpukan bambu.
.jpg)
Elshinta.com - Berhati-hatilah jika membuang puntung rokok jangan sembarangan. Karena jika tidak diindahkan atau diabaikan, maka bara kecil ini dapat menyulut benda kering mudah terbakar, sehingga api menjadi lebih besar. Seperti yang terjadi di Gudang Alat Berat di Jl Pegangsaan 2 Rt 04 Rw 03, Kel. Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari Selasa (17/10) sekira pukul 22.00 WIB.
Gudang yang berada di dalam area tempat alat berat berupa crane dan lainnya, diduga terbakar akibat seseorang telah membuang puntung rokok sembarangan hingga mengenai serbuk kayu dan merambat ke tumpukan bambu.
Mendapat laporan dari warga pada pk 22.08 wib, Suku Dinas Gulkarmat bertindak cepat menuju lokasi. Namun, sebelum proses pemadaman berlangsung sempat terjadi ketegangan antara Petugas Gulkarmat dengan Security penjaga gerbang Perumahan Gading Griya, Sukapura, Kec. Cilincing, Jakarta Utara, lantaran kendaraan warna merah muatan air yang akan menuju lokasi kebakaran terhambat aksesnya, setelah petugas security perumahan itu tidak mau membuka gerbang tanpa alasan yang jelas
Tidak ingin api melebar dan merambat ke lokasi warga serta membakar kendaraan alat berat, mobil damkar terpaksa putar arah mencari rute terdekat untuk menuju lokasi kobaran api yang makin membesar.
Sugiman selaku Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengatakan, bahwa peristiwa yang terjadi pada pukul 22.00 WIB diduga akibat seseorang telah membuang puntung rokok sembarangan pada sore hari.
"Setelah di cek lokasi, terdapat tumpukan bambu yang terbakar diduga ada seseorang yang telah membuang puntung rokok mengenai serbuk bekas potongan kayu dan merambat ke tumpukan bambu hingga terjadi kebakaran," papar perwira piket Gulkarmat Jakarta Utara, Sugiman seperti dilaporkan Reporter Elshinta, ME Sudiono, Rabu (18/10).
Meskipun dalam musibah itu tidak ada korban jiwa baik luka maupun meninggal dunia, namun Sugiman mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terlebih lagi dimusim panas seperti sekarang ini.
"Berhati-hatilah terhadap apa saja yang bisa menyebabkan kebakaran seperti alang-alang hingga tumpukan sampahpun jika terbakar akan merembet ke pemukiman," imbau Sugiman.
"Dan masyarakat juga diharapkan semaksimal mungkin memberikan akses kepada kendaraan pemadam kebakaran, terutama saat terjadi musibah, agar bisa diselesaikan dengan cepat, jangan menghalangi dalam bentuk apapun," tambahnya.
Setelah beberapa waktu berjibaku dengan api, pada pukul 22.30 WIB api mampu dipadamkan hingga proses pendinginan, dan dnyatakan tidak ada bara lagi yang menyala.
Dalam peristiwa itu Gulkarmat mengerahkan 10 unit krndaraan damkar, dan 50 personil untuk memadamkan api. Hingga kembalinya petugas dan kendaraan Gulkarmat, belum diketahui kerugian materi yang diderita akibat musibah kebakaran itu. Sementara anggota kepolisian melakukan penyelidikan terhadap peristiwa itu, didampingi personel Babinsa TNI, BPBD, PMI, PPSU, dan lainnya.