Top
Begin typing your search above and press return to search.

22 pekerja bangunan puskesmas diserang KKB Papua, 1 tewas, 2 kena panah 

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari kelompok Wilayah Kepala Air kembali melakukan penyerangan terhadap warga pekerja bangunan Puskesmas di Kabupaten Puncak, Papua. 

22 pekerja bangunan puskesmas diserang KKB Papua, 1 tewas, 2 kena panah 
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari kelompok Wilayah Kepala Air kembali melakukan penyerangan terhadap warga pekerja bangunan Puskesmas di Kabupaten Puncak, Papua.

Kali ini yang diserang KKB adalah 22 orang pekerja proyek pembangunan Puskesmas Wilayah Kepala Air Kabupaten Puncak, Kamis (19/10).

"Benar telah terjadi penyerangan terhadap para pekerja pembangunan Puskemas Kepala Air Kabupaten Puncak. Ada 19 orang korban berhasil selamat, 2 orang terkena panah dan 1 orang meninggal dunia,” kata Ka Ops Damai Cartenz Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani ketika dikomfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

Faizal menyatakan pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 13.00 WIT, dari para pekerja yg selamat. Para pekerja yang diserang itu melapor ke Pos Kotis kami di Ilaga bahwa mereka telah diserang oleh sekelompok KKB menggunakan Senjata Api, Panah dan Parang.

Sementara itu Kasatgas Humas AKBP Dr. Bayu Suseno menambahkan setelah menerima laporan, Tim Satgas Damai Cartenz gabungan TNI Polri merespon cepat ke lokasi penyerangan KKB tersebut.

"Pada pukul 15.00 WlT langsung Kami kumpulkan personel Satgas Damai Cartenz Tim Gabungan TNI Polri untuk mendatangi TKP guna penyelamatan 2 pekerja yang masih belum ditemukan,” kata Bayu seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (19/10).

Selanjutnya tim melakukan pencarian dan ditemukan 1 orang pekerja telah meninggal dunia bernama Oto dan OTO dan 1 orang berhasil kami temukan bersembunyi di semak-semak dalam kondisi selamat namun terkena panah,” ujarnya.

Bayu mengungkapkan, untuk 1 orang korban meninggal dunia dan 2 orang korban luka panah sudah di evakuasi ke RSUD Puncak, sedangkan 19 pekerja yang selamat diamankan di Polsek Puncak.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan, pihaknya akan memintai keterangan para korban untuk identifikasi pelakunya. “Penegakan proses hukum terhadap KKB kelompok Wilayah Kepala Air ini,” tegas Bayu.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire