Mobil rombongan ziarah santri terguling di turunan Salib Putih
Jumlah korban luka-luka kecelakaan tunggal mobil elf yang membawa rombongan santri Pondok Pesantren Al Iman, Desa Bulus, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo yang terguling di turunan Simpang 4 Salib Putih Jalur Lingjar Salatiga dari arah Kopeng, Kabupaten Semarang memasuki Salatiga, Jawa Tengah yang terjadi pada Selasa (24/10) siang berjumlah 9 orang.

Elshinta.com - Jumlah korban luka-luka kecelakaan tunggal mobil elf yang membawa rombongan santri Pondok Pesantren Al Iman, Desa Bulus, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo yang terguling di turunan Simpang 4 Salib Putih Jalur Lingjar Salatiga dari arah Kopeng, Kabupaten Semarang memasuki Salatiga, Jawa Tengah yang terjadi pada Selasa (24/10) siang berjumlah 9 orang, 3 orang masih dalam perawatan, sementara 6 orang mengalami luka lecet. Seluruh korban luka-luka masih dirawat di RSUD Salatiga.
Sementara wali santri pada Selasa (24/10) sore mulai berdatangan di IGD RSUD Salatiga untuk memastikan kondisi para korban. Rombongan santri Ponpes Al Iman itu rencananya hendak ziarah ke Masjid Agung Demak. Rombongan terbagi dua rombongan, mobil elf salah satu rombongan mengalami rem blong setelah sebelumnya berusaha menghindari menabrak truk yang ada di depanya sebelum memasuki Simpang 4 Salib Putih Jalur Lingjar Salatiga. Untuk menghindari kecelakaan beruntun kemudi mobil dibelokkan ke kiri dan sopir lepas kendali dan mobil terguling.
"Saya langsung dari Purworejo karena anak saya ikut rombongan ziarah. Beruntung tidak ada yang luka berat," kata Edi, salah satu wali santri seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto.
Sementara Ofa salah satu santri yang tanganya mengalami luka lecet mengaku tiba-tiba mobil dalam kondisi rem blong.
"Setelah rem blong mobil terguling dan kaca mobil sebelah kanan pecah. Tangan saya juga luka lecet," ujarnya.