Pusat Edukasi Eco Enzyme Nusantara Bali, solusi penanganan sampah mandiri
Pusat Edukasi Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali diresmikan segenap pengurus Wilayah Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali.

Elshinta.com - Pusat Edukasi Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali diresmikan segenap pengurus Wilayah Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali. Lokasi peresmian berlangsung di Jakan Gunung Soputan, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Kadis KLH) Provinsi Bali, I Made Teja dan juga sejumalh undangan dan pihak terkait lainnya
Acara peresmian pusat edukasi Eco Enzyme Nusantara ini juga dirangkaikan sejumlah kegiatan, diantaranya touring edukasi pengelolaan sampah utamanya organik, menuangkan eco enzyme ke sungai dan menyemprotkannya ke udara.
Selanjuthya juga dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan terhadap pihak-pihak yang turut berkontribusi dan mendukung program EEN dalam menangani isu lingkungan.
Sebagai informasi, Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali telah memiliki 14 tandon dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter. Eco Enzyme adalah cairan serbaguna yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik seperti sisa makanan, buah dan sayur.
“Komunitas Eco Enzyme Nusantara merupakan komunitas yang peduli terhadap isu-isu lingkungan.,” kata Rawi Adnyani selaku Ketua Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali kepada wartawan, Rabu (25/10) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Kamis (26/10).
Dengan adanya pusat edukasi ini maka diharapkan kedepannya merupakan suatu upaya nyata dalam mensosialisasi masyarakat akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya.
Pusat Edukasi Eco Enzyme Nusantara Bali juga dilengkapi dengan Bank Eco Enzyme serta wahana edukasi pengelolaan sampah utamanya sampah organik.
Dengan adanya Pusat Edukasi Eco Enzyme Nusantara Provinsi Bali juga mendapat dukungan penuh dari Yayasan Vihara Maitreya Bali. Mereka juga menyediakan lokasi dengan sejumlah perlengkapan yang dibutuhkan yang kebetulan berada dalam satu kawasan dengan Vihara Maitreya Bali yang berada di Jalan Jalan Gunung Soputan nomor 88.
Sementara itu, Paul Iskandar selaku Wakil Ketua 2 Eco Enzyme Nusantara Pusat dalam kesempatan ini juga menyampaikan apresiasinya terkait dengan penguatan menjaga kelestarian lingkungan yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.
Yayasan Vihara Maitreya juga menyediakan berupa satu ruangan sekretariat lengkap, satu ruang berupa kontainer untuk edukasi serta bantuan kontainer untuk Bank Eco Enzyme.