Jawab persoalan sosial, Pemkab Boyolali gelar silaturrahmi pilar sosial
Seluruh elemen di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah bergerak bersama dalam penanganan sosial agar tidak ada yang tertinggal.

Elshinta.com - Seluruh elemen di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah bergerak bersama dalam penanganan sosial agar tidak ada yang tertinggal.
Itulah pesan yang disampaikan Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dalam acara Silaturahmi Pilar Sosial Kabupaten Boyolali yang digelar di Kebun Raya Indrokilo Boyolali, Kamis (26/10/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri 500 orang dari pekerja sosial se Kabupaten Boyolali. Jumlah tersebut terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LK3), Karang Taruna dan pendamping sosial lainnya.
"Pola yang kita lakukan ini, sekali lagi, berikan yang terbaik untuk masyarakat Boyolali. Kita layani masyarakat Boyolali dengan sebaik-baiknya setulus-tulusnya seikhlas-ikhlasnya sehingga apa yang menjadi tujuan kita dalam rangka menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan di Boyolali ini benar-benar dapat kita laksanakan," kata Bupati Muhamad Said Hidayat seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Jumat (27/10).
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boyolali, Sumarno mengatakan tujuan kegiatan silaturahmi salah satunya sebagai upaya untuk meningkatkan sinergitas pilar sosial dalam kolaborasi penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial sekaligus menyatukan langkah untuk mensukseskan kebijakan dan program pemerintah.
"Yang kedua sebagai ajang silaturahmi antar pilar sosial yang saling kenal satu sama lain saling mendekatkan diri sehingga mempermudah kita dalam menangani dan mengatasi permasalahan-permasalahan sosial di Kabupaten Boyolali," ungkapnya.
Selain itu juga untuk memberikan semangat dan motivasi bagi pilar-pilar sosial yang ada di Kabupaten Boyolali.
"Sehingga mampu mengatasi segala permasalahan sosial sesuai dengan petunjuk dan arahan Bupati Boyolali bahwa jangan sampai ada satupun warga masyarakat yang tidak dilayani dan diatasi terkait masalah sosial," tambahnya.
Dalam acara tersebut, juga di launching Pusat Kesejahteraan Sosial – Sistem Layanan Rujukan Terpadu(Puskesos SLRT) yang tersebar di 267 kelurahan dan desa di Kabupaten Boyolali. Puskesos SLRT di Kabupaten Boyolali tersebut merupakan Puskesos terlengkap pertama kali di Indonesia yang ada di desa dan siap melayani masalah sosial di setiap desa.