Tingkatkan literasi, KPI Balikpapan ajak 450 anak yatim piatu dan dhuafa borong buku
Buku merupakan jendela dunia. Bagi sebagian orang buku terlihat membosankan tapi tidak bagi anak-anak yatim piatu yang diajak oleh PT. Kilang Pertamina Internasional Balikpapan, ke acara bazar buku Big Bad Wolf.

Elshinta.com - Buku merupakan jendela dunia. Bagi sebagian orang buku terlihat membosankan tapi tidak bagi anak-anak yatim piatu yang diajak oleh PT. Kilang Pertamina Internasional Balikpapan, ke acara bazar buku Big Bad Wolf. Berbagai buku yang ada menambah keceriaan anak-anak untuk mengeksplor berbagai pengetahuan baik dari dalam dan luar negeri yang bertempat di Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur pada 7 Oktober 2023 lalu.
Dimulai pada pukul 10.00 Wita terlihat semangat anak-anak yang menggebu pada bazar buku tersebut. Salah satunya Michelle, siswi Kampus Putri Aminah Darul Farhana ini sangat menyenangi buku sejarah, komik, serta kamus bahasa asing. Ia bercita-cita ingin bisa berbahasa asing salah satunya bahasa korea. “Suka baca mulanya karena ada program membaca 15 menit disekolah,” tutur Michelle tersipu.
Siswi kelas 3 SMP ini juga membeli beberapa buku agama untuk dibaca saat jam belajar. “Senang lah kita bisa pilih banyak buku yang disukai apalagi gratis,” senyum gadis berumur 12 tahun itu.
Berbagai macam buku yang ditawarkan menjadi daya tarik sendiri bagi 450 anak yang hadir dari 24 lembaga yakni 18 panti asuhan, 2 sekolah menengah pertama, dua sekolah tahfiz Quran serta Anak Ulin yang merupakan anak-anak asuh dari pekerja di PT. KPI unit Balikpapan.
Selain Michelle ada juga Maliksa, pelajar berumur 17 tahun asal Penajam ini tengah menempuh pendidikan di SMK 4 Balikpapan, dan menjadi salah satu anak yang berasal dari Panti Asuhan Aisyyiah Balikpapan.
“Senang banget bisa pilih berbagai macam buku secara gratis, apalagi saya butuh kamus bahasa prancis untuk menunjang belajar, bisa beli novel juga dan beberapa buku motivasi,” tuturnya sembari memilih buku seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Senin (30/10).
Riuh suara anak-anak terdengar memenuhi seluruh ruangan di Dome. Beberapa anak juga terlihat bergerombol sambil membongkar beberapa buku-buku pop up, memenuhi rasa penasarannya dengan berbagai jenis buku yang dipamerkan di sana.
Selain itu Nindi, Pengurus Panti Asuhan Aisyyiah yang berada di kilo 3,5 Balikpapan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah anak-anak panti tempat ia bekerja bisa diajak untuk berbelanja buku. “Alhamdullilah kita semua senang ya, apalagi kan koleksi buku di perpustakaan kita kurang memadai jadi kami sangat terbantu sekali terlebih anak-anak pun senang,” ungkapnya mengucap syukur.
Diketahui setiap anak mendapat bagian voucher untuk berbelanja buku sebesar Rp. 300.000,- yang bisa berbagai macam buku sesuai kebutuhan. Sementara itu Pjs. General Manager PT. KPI unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan literasi anak.
“Kami melihat pameran buku ini sebagai kesempatan yang baik untuk meningkatkan minat baca dan mempermudah akses bacaan ke berbagai buku secara gratis, maka dari itu di kegiatan ini juga kami mengajak anak yatim dan dhuafa,” paparnya pada awak media.
Ia mengungkapkan semua kegiatan ini bersumber dari sumbangan para pekerja. Dan kali ini sumbangan ini dapat dinikmati cukup lama karena berbentuk bahan bacaan yang mana sangat bermanfaat bagi generasi muda.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyapaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara perusahaan, Baituzzakah Pertamina (BAZMA) serta donasi para pekerja. Total donasi untuk kegiatan ini sendiri mencapai Rp. 122,7 juta yang dikumpulkan dari sekitar 75 % pekerja di KPI.
Chandra juga mengatakan bahwa program donasi pekerja yang merupakan bagian dari program employee volunteerism yang terus digalakkan oleh Pertamina.
"Program ini terus digagas oleh Pertamina untuk meningkatkan kepekaan sosial para pekerja. Selain mendapatkan amanah untuk mengelola kilang, mereka adalah mahluk sosial dan merupakan bagian dari masyarakat," jelas Chandra.
Keterlibatan pekerja Pertamina tidak hanya dinilai dari kontribusi melakukan donasi, namun juga terjun langsung mendampingi peserta anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja bersama. Lebih dari 20 pekerja terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Untuk Event Belanja Bersama KPI hari ini, alhamdulillah belajar banyak dari adik-adik panti yang benar-benar menghargai buku. Antusias dalam menambah ilmu lewat buku-buku sangatlah tinggi. Saling berbagi dan terus memberikan energi positif ke seluruh lini menjadikan kekuatan tersendiri untuk rekan-rekan Perwira Pertamina RU V,” tutup salah satu Fasilitator yang merupakan Pekerja Operator I Reactor & Common Facilities PT KPI Unit Balikpapan Syarifuddin Husain.