Top
Begin typing your search above and press return to search.

BPOM tanam 300 bibit mangrove di kawasan Jembatan Youtefa Jayapura 

Sebanyak 300 bibit mangrove di tanama  di kawasan Jembatan Youtefa (Jembatan Merah) Holtekam Jayapura.

BPOM tanam 300 bibit mangrove di kawasan Jembatan Youtefa Jayapura 
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 300 bibit mangrove di tanama di kawasan Jembatan Youtefa (Jembatan Merah) Holtekam Jayapura.

Penanaman bibit mangrove ini dilakukan oleh Balai Besar POM di Jayapura bersama lintas sektor terkait serta masyarakat Jayapura, Selasa (31/10).

Kepala Balai Besar POM di Jayapura, Hermanto mengatakan, penanaman bibit tersebut dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Badan POM Nasional terhadap lingkungan.

“Badan POM Nasional berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan,” kata Hermanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (02/11).

BPOM telah menargetkan penanaman 1000 bibit mangrove tahun 2024 dan 1000 pohon lagi pada tahun 2025.

Hermanto menuturkan, menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya memberikan manfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bagi generasi yang akan datang, karena lingkungan yang sehat dan lestari akan menjadi warisan yang sangat berharga bagi anak cucu.

“Mangrove memiliki banyak manfaat, tidak hanya menyerap emisi karbon dan mencegah abrasi pantai saja. Tetapi juga menjadi tempat budidaya berkembangnya biota laut, sehingga akan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan tempat wisata,”ujarnya.

Hermanto juga mengajak masyarakat dapat turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar, khususnya di sekitar area penanaman mangrove.

“Tidak melakukan penebangan liar, terutama di daerah yang masih mempunyai hutan mangrove. Memperbanyak penanaman mangrove, baik secara mandiri maupun melalui program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah atau lembaga swadaya masyarakat,”tutur Hermanto.

Di tempat yang sama, Aktifis Lingkungan, Petronela Merauje mengapresiasi kegiatan tersebut. Hal tersebut menandakan banyak pihak yang kini semakin peduli terhadap lingkungan.

“Saya bangga dan senang karena teman yang mencintai lingkungan semakin bertambah banyak. Inilah salah satu bentuk edukasi BBPOM kepada masyaraat Kota Jayapura untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ucap dia.

Petronela berharap banyak masyarakat yang semakin cinta lingkungan dengan melakukan penanaman pohon. Tidak hanya mangrove, tapi jenis pohon lainnya juga.

“Karena semua pohon yang ada ini akan memberikan kehidupan bagi kita, terutama anak cucu kita nanit. Mari kita mencintai alam, karena dari alam kita boleh hidup,” kata wanita peraih Kalpataru ini.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire